SUKABUMI – Sebanyak 809 pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Kota Sukabumi menerima pembiayaan Qardhul Hasan dari Lembaga Wakaf Doa Bangsa (LWDB) sepanjang November 2025. Total dana yang berhasil disalurkan mencapai Rp178.750.000 dalam program yang difokuskan untuk menjaga keberlangsungan usaha dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga tersebut.
Direktur Lembaga Wakaf Doa Bangsa, Tus Wahid, menegaskan bahwa pencapaian ini merepresentasikan lebih dari sekadar angka statistik. Ia menyebutnya sebagai langkah strategis dalam mewujudkan ekosistem ekonomi masyarakat Sukabumi yang semakin mandiri dan berkeadilan.
“Qardhul Hasan adalah instrumen keberkahan. Ia menggerakkan modal, menguatkan usaha, dan membangun optimisme masyarakat. Alhamdulillah, November ini menjadi salah satu bulan dengan capaian terbesar, berkat kolaborasi pemerintah daerah, tim sosialisasi wakaf kota, para donatur, serta para wakif Dana Abadi,” jelas Tus Wahid.
Baca Juga: Bisa Sama dengan Honorer, Berapa Sebenarnya Gaji P3K Paruh Waktu?
Sumber dana pembiayaan ini berasal dari berbagai channel amanah, meliputi manfaat Wakaf Dana Abadi Indonesia Makmur (DAIM), manfaat Wakaf Dana Abadi Kota Sukabumi (DAKS), serta kontribusi dari donatur personal seperti H. Ayep Zaki, Bobby Maulana, dan Ubaydilah, ditambah dukungan dari pihak korporasi dan perbankan.
LWDB menekankan bahwa mekanisme penyaluran dana dilakukan dengan prinsip transparansi dan pendampingan. Sistem pembiayaan Qardhul Hasan ini dirancang tanpa bunga, dimana dana yang kembali melalui angsuran akan digulirkan kembali kepada penerima manfaat berikutnya, menciptakan efek berantai yang memperluas dampak positif bagi penguatan sektor UMK.
Baca Juga: Generasi Muda Kota Sukabumi Diajak Melek Digital di Lokakarya Literasi
Tus Wahid menambahkan bahwa lembaganya berkomitmen menjaga akuntabilitas dan terus memperluas jangkauan program hingga ke seluruh kecamatan di Kota Sukabumi. Keberhasilan penyaluran November 2025 ini membuktikan bahwa wakaf uang, ketika dikelola secara profesional, dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi tantangan sosial-ekonomi masyarakat.
Kedepan, LWDB bertekad untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan Dana Abadi Indonesia Makmur dan Dana Abadi Kota Sukabumi agar semakin banyak keluarga pelaku UMK yang terbantu mengatasi kerentanan ekonomi dan mencapai kemandirian usaha yang berkelanjutan.

