SUKABUMI – Setelah sekitar empat tahun terdampak longsor, ruas jalan penghubung Desa Cipanengah–Cibodas di Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mulai dibangun kembali. Proyek dengan anggaran sekitar Rp1,38 miliar ini diharapkan memulihkan akses warga yang selama ini mengalami kendala mobilitas.
Pembangunan jalan yang dikenal sebagai akses Bojongkopi tersebut mulai direalisasikan setelah adanya dorongan dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Komisi II Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi.
Sebelumnya, kondisi jalan yang terdampak longsor menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda empat. Warga harus menggunakan jalur alternatif atau melewati jalan sempit yang berisiko untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.
Kini, pekerjaan fisik mulai dilaksanakan oleh CV AL-KA Pratama Mandiri. Warga berharap pembangunan tersebut dapat mengembalikan fungsi jalan sebagai akses penghubung antardesa.
Teddy Setiadi mengatakan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kebutuhan masyarakat, terutama akses jalan yang mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi.
“Alhamdulillah, setelah perjuangan dan pengawasan yang tidak sedikit, akhirnya jalan yang sudah empat tahun nyaris terputus ini terealisasi. Semoga pembangunannya berjalan lancar, berkualitas, dan segera bisa dimanfaatkan warga dengan aman,” ujar Teddy belum lama ini.
Baca Juga: Tujuh Fraksi DPRD Sukabumi Sampaikan Catatan atas Perubahan Perda Susunan Perangkat Daerah
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, infrastruktur yang telah dibangun juga perlu dirawat bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, warga setempat menyambut dimulainya pembangunan jalan tersebut dengan harapan akses yang selama ini terkendala dapat kembali berfungsi secara optimal.
Salah seorang warga, Ginanjar, berharap pengerjaan proyek dapat diselesaikan tepat waktu sehingga masyarakat tidak lagi menghadapi kesulitan saat melintasi jalur tersebut.
“Kami masyarakat Bojongkopi dan sekitarnya menaruh harapan agar kendala akses yang berlangsung selama empat tahun dapat segera teratasi. Warga berharap pengerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sehingga akses penghubung Desa Cipanengah–Cibodas kembali berfungsi optimal,” kata Ginanjar.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat berharap akses transportasi kembali lebih aman dan lancar, sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari warga di wilayah Bojonggenteng.

