SUKABUMI — Euforia malam pergantian Tahun Baru di Kota Sukabumi berubah menjadi mimpi buruk. Suasana yang semula dipenuhi kembang api dan keramaian mendadak mencekam setelah aksi pembacokan brutal pecah di Jalan Syamsudin SH, tepatnya di pertigaan samping Ganesha Operation (GO) Balai Kota Sukabumi, Selasa (31/12) malam.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Tanpa aba-aba, segerombolan pengendara motor tiba-tiba muncul dan langsung menyerang para remaja yang tengah nongkrong di lokasi. Senjata tajam berbagai jenis diayunkan secara membabi buta, membuat situasi seketika kacau balau.
Ambon (23), salah seorang saksi mata, mengungkapkan kepanikan yang terjadi saat kejadian berlangsung.
“Lagi nongkrong, tiba-tiba datang rombongan motor bawa sajam. Langsung nyerang, nggak tahu motifnya apa. Pokoknya langsung bacok,” ujar Ambon dengan nada gemetar.
Menurutnya, lokasi kejadian memang dikenal sebagai titik kumpul remaja dan sejumlah komunitas motor, terutama di malam hari. Saat kejadian, kondisi sedang ramai, sehingga serangan mendadak tersebut memicu kepanikan massal.
Lebih mengerikan, saksi menyebut para pelaku menyerang secara brutal tanpa pandang bulu. Petasan yang dinyalakan di sekitar lokasi semakin menambah kekacauan, membuat warga dan pengunjung berlarian menyelamatkan diri.
“Mereka nyerang membabi buta pakai sajam. Ada yang jatuh, ada yang teriak minta tolong. Situasinya benar-benar chaos,” tambah Ambon.
Saksi menduga para pelaku masih berusia belasan tahun hingga remaja, dengan membawa senjata tajam beragam jenis. Aksi cepat dan brutal itu berlangsung singkat, namun meninggalkan luka mendalam.
Dari hasil penelusuran tim sukabumiku.id, tercatat empat remaja menjadi korban pembacokan. Bahkan, salah satu korban dikabarkan mengalami luka sangat serius hingga harus menjalani tindakan amputasi. Seluruh korban saat ini tengah mendapatkan penanganan medis intensif di RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sukabumiku.id masih berupaya melakukan konfirmasi resmi kepada Polres Sukabumi Kota terkait kronologi lengkap, identitas pelaku, serta motif di balik aksi sadis yang mengoyak malam Tahun Baru tersebut.

