SUKABUMI — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, memanfaatkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Sukabumi dengan kembali mendatangi tempat yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Fajar mengunjungi Pondok Pesantren Sunanul Huda yang berada di Kampung Cikaroya, Desa Cibolangkaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Pesantren tersebut merupakan tempat ia menimba ilmu sebagai santri pada awal tahun 1990-an.
Kunjungan ini dilakukan setelah Fajar meninjau kegiatan pendidikan di SDN 01 Cibadak dan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 7 Sukabumi di Kecamatan Cibadak.
Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Ajak Warga Perbanyak Sedekah di Jumat Ramadan
Bagi Fajar, kembali ke pesantren tersebut menjadi momen penuh kenangan. Ia mengungkapkan bahwa dirinya pernah mondok di Sunanul Huda selama hampir tiga tahun, tepatnya antara 1992 hingga 1995.
“Saya mondok di Sunanul Huda ini dari tahun 1992 sampai 1995. Waktu itu saya juga sekolah di Madrasah Tsanawiyah di Cisaat. Pengalaman nyantri hampir tiga tahun di sini menjadi memori yang sangat mendalam bagi saya,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Setelah melaksanakan salat Jumat di masjid kompleks pesantren, Fajar berkeliling area pondok didampingi pengasuh pesantren Hj. Yeni Ratna Ningsih dan KH Iyan Mahfudin. Ia juga menyempatkan diri melihat kembali kobong atau kamar santri yang dulu pernah ditempatinya.
Baca Juga: Komdigi Larang Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Medsos dan Roblox
Menurutnya, suasana pesantren tidak banyak berubah dibandingkan ketika ia masih menjadi santri.
“Saya melihat suasananya masih seperti dulu, tidak banyak perubahan. Struktur bangunan dan kamar tempat saya tinggal masih seperti itu. Kolam di belakang juga masih ada. Yang berubah hanya masjid, dulu satu lantai sekarang sudah menjadi dua lantai dan lebih bagus,” katanya.
Selain bernostalgia, Fajar juga berziarah ke makam para pendiri dan keluarga besar Pondok Pesantren Sunanul Huda.
Baca Juga: Santri Ceritakan Detik-detik Tanah Bergerak di Bantargadung, Asrama Ponpes Rusak Parah
Dalam kesempatan tersebut, ia juga meninjau lahan yang direncanakan untuk pengembangan lembaga pendidikan baru di lingkungan pesantren.
Di hadapan para santri, Fajar memberikan motivasi agar mereka terus semangat menuntut ilmu. Ia menegaskan bahwa pengalaman belajar di pesantren memberikan pengaruh besar dalam perjalanan hidupnya.
“Saya bisa seperti hari ini salah satunya karena pernah mondok di sini. Pengalaman di pondok ini luar biasa dan sangat membekas dalam hidup saya,” ungkapnya.
Baca Juga: Disnaker Kota Sukabumi: Aturan Baru THR 2026 Driver Ojol dan Kurir Dapat Bonus Hari Raya
Fajar juga menyampaikan bahwa dasar pendidikan keagamaan yang ia peroleh selama mondok menjadi fondasi penting dalam perjalanan akademik dan kariernya.
“Dasar pendidikan keagamaan saya dibangun kuat di sini, sehingga saya memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dengan pesantren ini,” jelasnya.
Ia berharap Pondok Pesantren Sunanul Huda dapat terus berkembang dan semakin diminati masyarakat, terutama dengan adanya lembaga pendidikan formal di lingkungan pesantren.
“Harapannya pesantren ini bisa terus berkembang, menarik lebih banyak santri, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.

