Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Warga Geruduk Kantor Desa Sirnarasa, Tolak Proyek Geothermal di Kaki Gunung Halimun

×

Warga Geruduk Kantor Desa Sirnarasa, Tolak Proyek Geothermal di Kaki Gunung Halimun

Sebarkan artikel ini
Suasana unjuk rasa warga Desa Sirnarasa di Kantor Desa Sirnarasa,Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Warga menolak pembangunan proyek geothermal di Kaki Gunung Halimun.
Suasana unjuk rasa warga Desa Sirnarasa di Kantor Desa Sirnarasa,Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Warga menolak pembangunan proyek geothermal di Kaki Gunung Halimun. Foto: FB/Embah Buyut

SUKABUMI – Sejumlah warga menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Desa Sirnarasa, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Senin (19/1/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk penolakan terhadap rencana proyek geothermal di kawasan kaki Gunung Halimun.

Dalam video yang diterima redaksi, tampak puluhan warga yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu berkumpul di depan kantor desa sambil menyuarakan penolakan mereka terhadap proyek panas bumi tersebut. Aksi berjalan dengan pengawalan aparat kepolisian dan TNI.

Seorang orator dalam aksi tersebut menyampaikan bahwa warga menilai proyek geothermal memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan lingkungan dan masyarakat.

Baca Juga: Korban Terseret Arus di Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal, Satu Orang Masih Dicari

“Kita tahu geothermal ini berisiko tinggi. Kita tidak akan diam, lawan,” ujar orator dalam orasinya.

Dalam orasi tersebut juga disampaikan bahwa warga mengaku belum pernah menerima pemberitahuan maupun sosialisasi dari pemerintah desa terkait rencana pembangunan proyek geothermal di wilayah mereka.

“Tidak ada konfirmasi dari pemerintah desa,” tegas orator.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Ingatkan Pentingnya Nilai Ketuhanan dalam Bekerja

Sebelumnya, warga Desa Sirnarasa juga menyampaikan penolakan terhadap rencana eksploitasi panas bumi di kawasan Pasir Kabayan, kaki Gunung Halimun. Penolakan itu disampaikan secara terbuka dalam pertemuan warga yang digelar di sebuah madrasah setempat.

Warga menilai rencana pengeboran tersebut berpotensi menimbulkan dampak lingkungan serta risiko bencana di masa depan, mengingat lokasinya berada di kawasan hutan dengan status zona rawan.

Baca Juga: Respons Cepat Damkar Palabuhanratu, Cincin Warga Berhasil Dilepas Tanpa Cedera

Melalui pernyataan terbuka yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, warga meminta agar proyek geothermal tersebut dibatalkan. Mereka berharap pemerintah mempertimbangkan keselamatan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Tokoh masyarakat setempat, Ustaz Hilman yang akrab disapa Ustaz Embang, turut menyampaikan aspirasi warga sebagai bentuk kekhawatiran kolektif masyarakat Desa Sirnarasa terhadap rencana proyek tersebut.