SUKABUMI – Pemerintah terus memperkuat upaya pembangunan keluarga melalui kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana bersama mitra kerja yang digelar di Balcony Hotel Sukabumi, Jum’at (13/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyatukan langkah antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat.
Kapoksi Komisi IX DPR RI dalam arahannya menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan bangsa. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan sangat ditentukan oleh keberhasilan membangun keluarga yang sehat dan sejahtera sejak dini.
“Perencanaan keluarga harus menjadi perhatian bersama, mulai dari usia ideal pernikahan hingga pengaturan jarak kelahiran, agar mampu melahirkan generasi unggul,” ujarnya.
Baca Juga: Pelajar SMA Negeri 3 Sukabumi Wakili Indonesia di Rusia, Bukti Talenta Daerah Mendunia
Isu stunting turut menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut. Pencegahan dinilai harus dimulai sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai periode krusial tumbuh kembang anak. Berbagai program prioritas pun terus digencarkan, seperti GENTING, TAMASYA, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), serta penguatan Tim Pendamping Keluarga.
Perwakilan BKKBN juga mengungkapkan bahwa pihaknya kini telah bertransformasi menjadi Kemendukbangga/BKKBN berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 139 Tahun 2024. Transformasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan kependudukan yang semakin kompleks.
Salah satu perhatian utama adalah meningkatnya fenomena fatherless yang berdampak pada perkembangan anak. Melalui program GATI, pemerintah mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan untuk menciptakan keseimbangan dalam keluarga.
Baca Juga: HUT ke-112 Kota Sukabumi, Bobby Maulana Dorong Generasi Muda Lestarikan WBTB
Di sisi lain, Pemerintah Kota Sukabumi melalui DP2KBP3A terus berkomitmen meningkatkan pelayanan keluarga berencana dan kesehatan reproduksi. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan fasilitas kesehatan, peningkatan kapasitas tenaga medis, serta optimalisasi Kampung KB dan peran kader di lapangan.
Selain itu, program pelayanan KB serentak pada momentum nasional seperti Hari Keluarga Nasional dan Hari Kontrasepsi Sedunia akan terus digencarkan, termasuk melalui kampanye media untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung Program Bangga Kencana. Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, cita-cita mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045 diyakini dapat tercapai.

