Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Asap Hitam Mengepul di DPRD, Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan Sampaikan Aspirasi Soal Anggaran

×

Asap Hitam Mengepul di DPRD, Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan Sampaikan Aspirasi Soal Anggaran

Sebarkan artikel ini
Asap hitam mengepul saat massa dari Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (06/04/2026).
Asap hitam mengepul saat massa dari Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (06/04/2026).

SUKABUMI – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Kaum Muda Sukabumi Melawan menyampaikan kritik terhadap tata kelola pemerintahan, khususnya terkait reses dan penggunaan anggaran di lingkungan DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (6/4/2026).

Aksi diselenggarakan langsung di depan Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di komplek perkantoran Jalan Jajaway, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Massa sempat menggelar aksi bakar-bakar, menyebabkan asap hitam mengepul di halaman gedung dewan.

Koordinator aksi, Fikran Fathir Naylany Namadula, mengungkapkan aksi ini merupakan buntut dari audiensi sejak 27 Januari 2026. Namun, hingga kini mereka menilai belum ada tindak lanjut konkret dari hasil dialog tersebut.

Baca Juga: Iman Adinugraha Soroti Wacana Tollgate Wisata Sukabumi : Jangan Jadi Cawe – Cawe Politik dan Celah Pungli

“Kita hanya ingin membukakan data,” singkat Fikran kepada sukabumiku.id.

Menurut Fikran, mahasiswa tidak hanya mengandalkan hasil audiensi, tetapi juga melakukan analisis dan turun langsung ke lapangan. Dari hasil tersebut, ditemukan dugaan ketidaksesuaian pada sejumlah anggaran, termasuk pengadaan stiker PBI di Dinas Sosial yang dinilai tidak rasional.

Selain itu, mereka juga menyoroti sejumlah pos anggaran lain seperti pengadaan gorden, konsumsi rapat, hingga belanja media yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Temuan tersebut mendorong mahasiswa untuk meningkatkan eskalasi aksi dengan tuntutan utama berupa transparansi data. Mereka juga memberikan batas waktu tujuh hari kerja kepada pihak terkait untuk memberikan klarifikasi.

Baca Juga: SPPG Karamat Rayakan Keberhasilan SMAN 2 Sukabumi sebagai Sekolah Terbaik Jawa Barat Dengan Sajian Nasi Tumpeng

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, bersama Ketua Komisi IV Ferry Supriyadi hadir menyambut para pendemo.

Dalam keterangannya, Ferry Supriyadi menyatakan pihaknya telah menerima dan menghargai aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

“Kami sangat mengapresiasi dan menampung, dan akan menindaklanjuti sesuai arahan pimpinan,” katanya.

Baca Juga: Wisatawan Membludak tapi PAD Minim, Iman Adinugraha Setuju Reaktivasi Tollgate

Ia menjelaskan bahwa poin-poin yang disampaikan akan diteruskan kepada dinas terkait sebagai bahan evaluasi agar pelayanan publik ke depan bisa lebih baik.

Ferry juga mengungkapkan bahwa Ketua DPRD tetap hadir dalam audiensi meskipun dalam kondisi kurang sehat, sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.

Dengan adanya dialog ini, diharapkan tercipta perbaikan dalam tata kelola pemerintahan serta meningkatnya transparansi dalam penggunaan anggaran di Kabupaten Sukabumi.