Berita Utama

Hujan dan Angin Kencang Terjang Kota Sukabumi, BPBD Catat 18 Kejadian Bencana Terjadi dalam Sehari

×

Hujan dan Angin Kencang Terjang Kota Sukabumi, BPBD Catat 18 Kejadian Bencana Terjadi dalam Sehari

Sebarkan artikel ini
Petugas BPBD dan Damkar Kota Sukabumi saat mengevakuasi atap rumah warga yang roboh di Kelurahan Benteng akibat angin kencang yang melanda Kota Sukabumi, pada Jum'at (15/05/26). (Foto/Rizky Miftah Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kota Sukabumi, Jumat (15/5/2026). Akibatnya, sedikitnya 18 kejadian bencana dilaporkan terjadi hanya dalam satu hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat berbagai dampak mulai dari pohon tumbang, atap rumah terbawa angin, rumah ambruk hingga banjir limpasan di sejumlah titik.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph, mengatakan mayoritas kejadian dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang sejak siang hingga sore hari.

“Tim BPBD langsung bergerak cepat melakukan assessment dan penanganan sementara di lokasi kejadian bersama unsur terkait. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa,” ujar Yoseph.

Ia menjelaskan, beberapa kejadian yang cukup menonjol di antaranya pohon tumbang di Jalan Stadion Suryakencana Kelurahan Dayeuhluhur, tembok pembatas perumahan ambruk di Perum Amaranta Kelurahan Benteng, hingga sejumlah rumah warga yang atapnya terbawa angin di wilayah Baros, Nyomplong, Dayeuhluhur dan Tipar.

Selain itu, banjir limpasan juga sempat terjadi di wilayah RT 05 RW 01 Kelurahan Sindangsari akibat tingginya debit air saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

BACA JUGA : BPBD Kota Sukabumi Lakukan Mitigasi Bencana Banjir Limpasan di Warudoyong

Menurut Yoseph, petugas BPBD bersama aparat wilayah terus melakukan monitoring untuk mengantisipasi potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terutama saat hujan deras dan angin kencang. Hindari berteduh di bawah pohon besar maupun bangunan yang rawan roboh,” katanya.

Adapun total 18 kejadian bencana yang tercatat BPBD Kota Sukabumi meliputi pohon tumbang, atap rumah rusak dan ambruk, tembok pembatas roboh, serta banjir limpasan yang tersebar di sejumlah kelurahan di Kota Sukabumi.

BPBD Kota Sukabumi juga memastikan seluruh laporan masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan guna meminimalisir risiko yang lebih besar.

BACA JUGA : 118 Bencana Terjang Kota Sukabumi Di Triwulan 2026

Salah seorang warga terdampak di Kelurahan Tipar, Ahmad (42), mengaku panik saat angin kencang menerjang kawasan tempat tinggalnya hingga menyebabkan bagian atap rumah rusak.

“Anginnya cukup besar disertai hujan deras. Tiba-tiba atap rumah bagian depan terangkat dan sebagian roboh. Kami sekeluarga langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” katanya.