SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi memberikan pelatihan mitigasi gempa bumi dan simulasi kebencanaan kepada anggota Pramuka SMAN 1 Simpenan, Jumat (15/5/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangkaian pelantikan Bantara dan Musyawarah Ambalan tersebut diikuti sebanyak 50 siswa penegak Pramuka, terdiri dari 30 peserta putri dan 20 peserta putra.
Materi pelatihan disampaikan langsung oleh Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai mitigasi gempa bumi, langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana, hingga praktik simulasi evakuasi.
Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang Terjang Kota Sukabumi, BPBD Catat 18 Kejadian Bencana Terjadi dalam Sehari
Dandi mengatakan, edukasi kebencanaan penting diberikan kepada kalangan pelajar karena wilayah selatan Kabupaten Sukabumi memiliki potensi bencana alam, termasuk gempa bumi.
“Kegiatan ini bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana sejak dini. Para siswa tidak hanya diberikan teori, tetapi juga praktik simulasi agar memahami langkah yang harus dilakukan ketika terjadi gempa,” ujarnya.
Menurutnya, anggota Pramuka memiliki peran strategis dalam membantu penanganan bencana di lingkungan masyarakat, terutama dalam penyebaran informasi dan membantu proses evakuasi awal.
Baca Juga: Setelah Sidak Bupati Sukabumi, Parkir Liar Berkurang di RSUD Palabuhanratu
Salah seorang peserta, Alfariji Nurwana, siswa kelas XI 1 SMAN 1 Simpenan mengaku kegiatan tersebut menambah pengetahuan dan kesiapan dirinya saat menghadapi situasi darurat.
“Materinya sangat bermanfaat karena kami jadi tahu cara menyelamatkan diri saat gempa dan bagaimana membantu orang lain ketika terjadi bencana,” kata Alfariji.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar para pelajar semakin memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di lingkungan sekitar.

