Kabupaten Sukabumi

SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Pererat Hubungan Sosial dengan Warga Melalui Kurban dan Jumat Berkah

×

SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Pererat Hubungan Sosial dengan Warga Melalui Kurban dan Jumat Berkah

Sebarkan artikel ini
Suasana penyerahan hewan kurban dari SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 di lingkungan Kampung Sindangsari, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/5/2026). (Foto: Istimewa)

SUKABUMI — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukabumi Bantargadung Bojonggaling 2 terus memperluas perannya di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG), SPPG juga aktif membangun kedekatan sosial melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemotongan hewan kurban dan program Jumat Berkah yang digelar di lingkungan dapur MBG, Kampung Sindangsari, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Jumat (29/5/2026).

Dalam kegiatan itu, sebanyak dua ekor kambing disembelih dan dagingnya langsung dibagikan kepada warga sekitar. Selain itu, SPPG juga membagikan 192 botol minuman kepada jemaah usai pelaksanaan salat Jumat.

Baca Juga: Hewan Kurban di Kota Sukabumi Dipastikan Layak Konsumsi Hingga Hari Tasyrik

Kepala SPPG Bantargadung Bojonggaling 2, Dede Hermawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, selain fokus pada penyediaan makanan bergizi, pihaknya juga ingin berkontribusi dalam kegiatan sosial yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan pemotongan dua ekor hewan kurban yang langsung dibagikan kepada masyarakat. Setelah salat Jumat, kami juga melaksanakan program Jumat Berkah dengan membagikan minuman kepada jemaah,” ujarnya.

Baca Juga: VIRAL! Konsumen Ngaku Bayar Solar Lebih Mahal di SPBU Cimaja, Selisih Rp100 Ribu Lebih Bikin Heboh

Menurut Dede, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk rasa syukur serta upaya mempererat hubungan antara SPPG dan masyarakat sekitar.

Ia menambahkan, pihaknya tidak ingin keberadaan SPPG hanya dipandang sebagai dapur penyedia MBG, tetapi juga sebagai bagian dari lingkungan sosial yang aktif dan peduli.

“Kami ingin SPPG tidak hanya dikenal sebagai dapur MBG, tetapi juga mampu memberikan dampak positif dan memperkuat hubungan dengan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: Hari Tasyrik dan Etika Kesadaran dalam Keberagamaan

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga. Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, aksi berbagi ini juga dinilai mampu menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Ke depan, SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga memperkuat nilai sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.