JAKARTA – Momen Iduladha identik dengan berbagai olahan daging seperti sate, tongseng, hingga rendang. Namun di balik kelezatannya, terdapat risiko kesehatan yang perlu diwaspadai jika proses memasaknya tidak tepat.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa cara memasak daging, khususnya dengan cara dibakar, dapat memicu munculnya senyawa berbahaya jika tidak dilakukan dengan benar.
Ia menjelaskan bahwa bagian daging yang gosong mengandung zat karsinogenik seperti HCA dan PAH, yang memiliki kemiripan dengan senyawa berbahaya pada asap rokok. “Bagian yang gosong itu secara kimia mirip karsinogen pada asap rokok,” ujarnya dikutip dari HypeaBis, Rabu (27/05/2026).
Baca Juga: Buaya Sungai Cibatu Bukan Milik Renzo Edupark, Manajemen Buka Suara soal Asal Usul Satwa
Menurut Budi, risiko ini semakin tinggi jika bagian lemak ikut dibakar karena lebih cepat hangus. Ia mengakui bahwa bagian tersebut memang terasa lebih lezat, namun tetap berpotensi membahayakan kesehatan.
“Lemak itu cepat gosong dan bisa menjadi karsinogen, walaupun jujur itu yang paling enak,” katanya.
Untuk mengurangi risiko tersebut, Budi menyarankan penggunaan bumbu alami seperti kunyit atau serai. Ia menyebutkan bahwa bumbu tersebut mampu menekan pembentukan zat karsinogenik hingga 90 persen.
Selain itu, ia juga merekomendasikan teknik memasak pre-cook, yaitu merebus daging terlebih dahulu sebelum dibakar. Cara ini dinilai lebih aman karena mengurangi waktu paparan panas langsung saat pembakaran.
Baca Juga: Dari Energi Panas Bumi hingga Kurban Idul Adha, PT DMCG Perkuat Kepedulian Sosial
“Direbus dulu, lalu dipanggang sebentar di akhir hanya untuk mendapatkan aroma,” jelasnya.
Di sisi lain, Budi juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam mengonsumsi hidangan khas Iduladha yang umumnya tinggi lemak, garam, dan gula.
Ia mencontohkan berbagai menu seperti sate dengan kecap tinggi natrium, tongseng bersantan, hingga rendang dengan kandungan minyak tinggi. Meski lezat, konsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan.
Baca Juga: Akses Bandara Husein Disorot, Farhan Usulkan Jalur Langsung dari Tol Pasteur
“Semua itu memang enak, tapi kita harus tetap cerdas dalam mengatur porsi dan cara memasaknya,” tegasnya.
Dengan pola konsumsi yang lebih bijak dan teknik memasak yang tepat, masyarakat tetap bisa menikmati hidangan Iduladha tanpa mengorbankan kesehatan.

