Kabupaten Sukabumi

Evakuasi Dramatis Pekerja Terjepit Reruntuhan di Nagrak, Diselamatkan dengan Dongkrak dan Bambu

×

Evakuasi Dramatis Pekerja Terjepit Reruntuhan di Nagrak, Diselamatkan dengan Dongkrak dan Bambu

Sebarkan artikel ini
Petugas berupaya mengevakuasi seorang pekerja yang terjepit reruntuhan bangunan di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/05/2026). (Foto: Fajar Sidik/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Upaya penyelamatan dramatis dilakukan tim gabungan terhadap seorang pekerja bangunan yang terjepit reruntuhan dinding di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (22/5/2026).

Korban diketahui bernama Syaripudin (42), warga Desa Palasarihilir, Kecamatan Parungkuda. Ia mengalami kecelakaan kerja saat mengerjakan proyek pelebaran bangunan di Kampung Sinagar, Desa Nagrak Utara.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB ketika korban tengah mengikat besi untuk pondasi bangunan. Tanpa peringatan, dinding di atasnya tiba-tiba roboh dan langsung menjepit kedua kakinya.

Baca Juga: GBLA Bergemuruh, Persib Bandung Juara Super League 2025-2026

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan Nagrak, Winda Tri Sutrisno, menjelaskan bahwa korban tidak sempat menyelamatkan diri karena kejadian berlangsung sangat cepat.

Ia menyampaikan bahwa saat itu korban sedang fokus bekerja, kemudian dinding di atasnya ambruk dan menjepit bagian kaki.

Mendapat laporan dari warga dan pemerintah desa, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat langsung bergerak ke lokasi.

Proses evakuasi berlangsung menegangkan karena kondisi reruntuhan berpotensi mengalami pergeseran. Petugas harus memastikan keselamatan korban sekaligus menghindari risiko tambahan.

Baca Juga: SMSI Sukabumi Raya Siapkan Pelantikan dengan Konsep Kolaboratif Lintas Sektor

Langkah pertama yang dilakukan adalah menahan beban dinding menggunakan bambu dan dongkrak sebagai penyangga darurat. Setelah posisi dianggap stabil, petugas mulai menggali material di sekitar kaki korban secara manual.

“Material kami gali sedikit demi sedikit, lalu alhamdulillah korban bisa ditarik keluar,” ujar Winda.

Setelah hampir dua jam proses evakuasi, korban akhirnya berhasil diselamatkan pada pukul 18.45 WIB dalam kondisi selamat meski mengalami luka.

Korban kemudian langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.