Berita SukabumiKabupaten Sukabumi

Usai Panen Padi, Petani di Surade Beralih Tanam Palawija

×

Usai Panen Padi, Petani di Surade Beralih Tanam Palawija

Sebarkan artikel ini
Kebun cabai dan jagung di Desa Buniwangi, Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi. (Foto: Yandi Chandra/ Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Usai memasuki masa panen padi kedua, para petani di wilayah Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi mulai beralih menanami lahan sawah mereka dengan berbagai jenis tanaman palawija. Kondisi tersebut terlihat di sejumlah areal persawahan di Desa Buniwangi yang kini mulai ditanami jagung, cabai hingga kacang kedelai.

Perubahan pola tanam itu dilakukan petani sebagai upaya memanfaatkan lahan pertanian saat memasuki musim kemarau, sekaligus menjaga produktivitas lahan agar tetap menghasilkan.

Baca Juga: Update Cuaca Jabar Hari Ini, Sukabumi Berpotensi Diguyur Hujan Lokal

Salah seorang warga Desa Buniwangi, Gareng, mengatakan pergantian tanaman dari padi ke palawija sudah menjadi kebiasaan para petani setempat setiap tahun setelah panen padi kedua selesai dilakukan.

“Biasanya setelah panen kedua, petani di sini memang beralih tanam palawija seperti jagung, cabai, sama kedelai. Selain menyesuaikan musim, juga supaya lahan tetap produktif,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, tanaman palawija dinilai lebih cocok ditanam saat debit air mulai berkurang dibandingkan kembali memaksakan menanam padi. Selain itu, sebagian petani juga berharap hasil palawija dapat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga sambil menunggu musim tanam padi berikutnya.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Warga Sukabumi Keluhkan Beban Pengeluaran Harian

Hamparan sawah yang sebelumnya dipenuhi tanaman padi kini tampak mulai berubah warna dengan deretan tanaman jagung muda dan bedengan cabai yang baru ditanam. Aktivitas petani pun masih terlihat sibuk mengolah lahan dan melakukan penanaman secara bertahap.

Peralihan pola tanam ini juga sejalan dengan upaya menjaga produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Jawa Barat.