SUKABUMI – Operasi pencarian hari ketiga terhadap Tobi Efendi (12), wisatawan asal Bogor yang hilang akibat tenggelam di Muara Sungai Pasir Putih Cipanarikan, kawasan konservasi Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026), resmi ditutup pada sore hari dengan hasil nihil.
Meski telah dilakukan penyisiran secara maksimal oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Sukabumi, Pos TNI AL Ujunggenteng, KKP, Konservasi Penyu Pangumbahan, Satpol PP, Polairud, BPBD melalui P2BK Ciracap, serta Balawista, keberadaan korban hingga akhir operasi hari ketiga masih belum berhasil ditemukan.
Baca Juga: Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Warnai Peringatan HUT Bhayangkara Ke-80 di Jampangkulon
Danru Basarnas Sukabumi, Restu Mandala, mengatakan pada hari ketiga pencarian tim telah melakukan penyisiran melalui jalur laut menggunakan perahu karet (rubber boat), pemantauan udara menggunakan drone, serta penyisiran darat di sejumlah titik yang dianggap berpotensi.
“Untuk pencarian hari ini kami sudah memperluas area pencarian hingga sekitar 9 nautical mil dari titik lokasi kejadian. Namun sampai operasi SAR ditutup sore ini, korban masih belum ditemukan,” ujar Restu Mandala kepada Sukabumiku.id saat ditemui di lokasi.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil evaluasi di lapangan dan melihat kondisi arus laut yang bergerak ke arah Pantai Minajaya, operasi pencarian pada hari keempat akan mengubah pola penyisiran dengan titik awal pencarian dimulai dari kawasan Pantai Minajaya menuju lokasi kejadian.
Baca Juga: Korwil MBG Kota Sukabumi Hormati Rencana Aksi Damai, Sebut Aspirasi Masyarakat Bagian dari Demokrasi
“Rencana besok pencarian akan dimulai dari Pantai Minajaya menuju lokasi awal kejadian. Hal ini berdasarkan pemantauan arah arus laut yang bergerak ke arah Minajaya, sehingga area pencarian akan disesuaikan dengan kondisi tersebut,” jelasnya.
Tim SAR gabungan berharap perubahan strategi pencarian tersebut dapat memperbesar peluang ditemukannya korban yang telah hilang sejak Jumat (19/6/2026) lalu.
Diketahui sebelumnya, Tobi Efendi dan ayahnya, Ahmad Efendi (36), diduga terseret arus saat berenang di kawasan Muara Pasir Putih Cipanarikan. Ahmad Efendi telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, sementara pencarian terhadap Tobi Efendi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

