Kabupaten Sukabumi

Dispar Sukabumi Tindak Lanjuti Video Viral di Pantai Citepus, Pelayanan Wisata Jadi Evaluasi

×

Dispar Sukabumi Tindak Lanjuti Video Viral di Pantai Citepus, Pelayanan Wisata Jadi Evaluasi

Sebarkan artikel ini
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan keluhan wisatawan terkait dugaan tarif Rp25 ribu per jam untuk penggunaan kursi di kawasan Pantai Citepus. (Foto: Istimewa)

SUKABUMI – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan keluhan wisatawan terkait dugaan tarif Rp25 ribu per jam untuk penggunaan kursi di kawasan Pantai Citepus, Palabuhanratu.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, turun langsung ke lokasi untuk melakukan klarifikasi bersama para pedagang, sekaligus mendengarkan keterangan dari berbagai pihak guna memperoleh informasi yang utuh atas peristiwa tersebut.

Dalam pertemuan itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pantai Citepus menyampaikan permohonan maaf kepada wisatawan yang merasa tidak nyaman akibat kesalahpahaman yang terjadi. Para pedagang juga menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan menerapkan budaya Panca Someah sebagai wujud keramahan kepada setiap pengunjung.

Baca Juga: Proyek Irigasi Picu Kekeringan, Warga Cibadak Sukabumi Harus Antre untuk Air Bersih

Berdasarkan hasil klarifikasi di lapangan, Dinas Pariwisata menyatakan kursi dan bangku yang berada di warung merupakan fasilitas bagi pelanggan yang membeli makanan atau minuman, bukan fasilitas yang disewakan sebagaimana informasi yang beredar di media sosial.

“Kursi dan bangku yang berada di warung bukan untuk disewakan, melainkan merupakan fasilitas bagi pengunjung yang membeli makanan atau minuman di warung tersebut,” ujar Ali Iskandar.

Ia mengatakan pihaknya akan terus melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha di kawasan wisata agar pelayanan kepada wisatawan semakin baik. Selain itu, pembinaan juga bertujuan mencegah munculnya kesalahpahaman yang berpotensi memengaruhi citra destinasi wisata di Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Lagu Bupati Purwakarta Tuai Sorotan, Atalia Praratya Nilai Lirik tak Hormati Perempuan

Menurut Ali, peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata.

“Mari jadikan kejadian ini sebagai momentum untuk terus berbenah,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi, lanjut Ali, berkomitmen bersama pelaku usaha dan masyarakat untuk menghadirkan destinasi wisata yang aman, nyaman, ramah, serta memberikan pengalaman positif bagi setiap wisatawan yang berkunjung ke Pantai Citepus maupun objek wisata lainnya di Kabupaten Sukabumi.