Jawa Barat

Dedi Mulyadi Serahkan Santunan Rp 25 Juta kepada Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Indramayu

×

Dedi Mulyadi Serahkan Santunan Rp 25 Juta kepada Keluarga Korban Kecelakaan Maut di Indramayu

Sebarkan artikel ini
Potret Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, saat bertakziah dan menyerahkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan maut di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (14/7/2026) malam.

INDRAMAYU – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyerahkan santunan sebesar Rp 25 juta kepada masing-masing keluarga korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu.

Santunan tersebut diserahkan langsung kepada perwakilan keluarga korban di Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Selasa (14/7/2026) sore. Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (12/7/2026) itu mengakibatkan 12 orang meninggal dunia.

Didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dedi tiba di Desa Cempeh menjelang waktu berbuka puasa. Ia kemudian mengunjungi rumah salah seorang korban dan berbincang dengan keluarga yang ditinggalkan.

Baca Juga : Resmi Gabung Persib, Gakuto Notsuda Kenakan Nomor Punggung 17

Dalam kesempatan itu, Dedi menyerahkan santunan sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada keluarga korban.

“Ini titip buat istri dan anaknya (korban),” kata Dedi saat menyerahkan santunan kepada perwakilan keluarga korban.

Kedatangan Dedi disambut ratusan warga yang memadati jalan menuju rumah korban. Aparat dari Polres Indramayu juga melakukan pengamanan dengan membentuk barisan di sepanjang jalur yang dilalui rombongan gubernur.

Baca Juga : Resep Mangut Ikan Pari Asap, Gurih Pedas dengan Kuah Santan

Salah seorang perwakilan keluarga korban, Warsem (58), mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Menurut dia, keluarganya menerima santunan sebesar Rp 50 juta karena dua anggota keluarganya menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur atas perhatian yang telah diberikan. Rencananya, santunan ini untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah cucu,” ujar Warsem.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan hidup dan pendidikan anak-anak korban.(SE)