SUKABUMI – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Warungkiara untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis, jajaran Lapas Warungkiara memberikan bantuan sekaligus pelayanan kesehatan bagi warga Kampung Halimun, Desa Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan yang digelar di halaman depan Lapas Kelas IIA Warungkiara itu dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara Kurnia Panji Pamekas, Kepala Puskesmas Warungkiara H. Hudrimi, jajaran pejabat struktural, pegawai, tenaga kesehatan, serta masyarakat setempat.
Sebanyak 100 paket bantuan sosial disalurkan kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Warungkiara menghadirkan manfaat langsung bagi warga di lingkungan sekitar.
Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara Kurnia Panji Pamekas mengatakan, peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus membangun hubungan yang semakin baik dengan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Lapas kepada masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Kurnia.
Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis juga memiliki nilai penting karena dapat mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatannya.
“Melalui pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sekaligus dapat melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan,” katanya.
Selain pembagian bantuan sosial, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, serta konsultasi kesehatan.
Pelayanan tersebut dilaksanakan oleh Tim Kesehatan Lapas Kelas IIA Warungkiara dengan melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Warungkiara.
Sebanyak 46 orang, terdiri dari masyarakat serta pegawai dan petugas Lapas, tercatat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.
Kepala Puskesmas Warungkiara H. Hudrimi menilai kegiatan pemeriksaan kesehatan seperti ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan.
“Pemeriksaan kesehatan secara berkala penting dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan sekaligus informasi mengenai kesehatan secara langsung,” ujar Hudrimi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa oleh Ketua Ponpes Assa’adatuddarain Lapas Kelas IIA Warungkiara. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Lapas, penyerahan bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan, serta foto bersama.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kurnia menambahkan, kegiatan sosial tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang berkelanjutan antara Lapas dan masyarakat.
“Kami ingin keberadaan Lapas tidak hanya dirasakan dalam konteks pemasyarakatan, tetapi juga dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar melalui kegiatan sosial, pelayanan, dan kolaborasi,” tuturnya.
Kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor SEK-UM.01.01-97 tanggal 28 Juli 2026 tentang Pedoman Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

