Berita Sukabumi

Bappeda Kota Sukabumi Buka Konsultasi Publik Penyusunan RPJPD 2025-2045

×

Bappeda Kota Sukabumi Buka Konsultasi Publik Penyusunan RPJPD 2025-2045

Sebarkan artikel ini
bappeda

SUKABUMIKU.id— Pemerintah Kota Sukabumi melalui Bappeda Kota Sukabumi membuka acara konsultasi publik penyusunan RPJPD tahun 2025-2045, di Hotel Horison, Rabu (20/12/2023). Kegiatan itu dibuka langsung oleh Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana hartadji.

Dirinya menyampaikan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, mengakomodir tiga hal pokok. Ketiga hal pokok itu adalah lingkungan strategis, potensi kedaerahan, dan kondisi global.

” Tadi sudah disepakati juga, bahwa rancangan awal (ranwal) itu akan dijadikan draf penyusunan RPJPD 2025-2045. Insya Allah telah mengakomodir lingkungan strategis, potensi kedaerahan, juga melihat kondisi global dan situasi Indonesia ke depan,” ujarnya.

Baca Juga: Satpol PP Kota Sukabumi Razia Puluhan PKL Nakal

Dalam rancangan awal RPJPD Kota Sukabumi ujarnya, pihaknya juga menyampaikan beberapa rancangan, visi misi dan menerima masukan dari berbagai stakeholder yang terdiri dari unsur akademisi, pengusaha, media, ormas dan mahasiswa yang ikut bersama-sama, menyusun rancangan awal (ranwal) RPJPD 2025-2045.

“Alhamdulilah nara sumber dari Bappeda Provinsi Jawa Barat. memberikan arah kebijakan dan visi misi Jabar. Dari Kemendagri juga hadir, memberikan rancangan-rancangan terkait proses penyusunan RPJPD 2025-2045,” jelasnya.

Tutus juga optimis bahwa visi Kota Sukabumi, kreatif, unggul berbudaya, dan berkelanjutan. Hal ini merupakan momentum yang cukup baik menghadapi Pilpres dan Pilkada serentak.

Baca Juga: Polres Sukabumi Kota Musnahkan Ribuan Botol Miras

“Pemilu serentak itu membawa hal positif agar program jangka pendek, jangka panjang pusat, provinsi dan kabupaten/kota bisa bersinergi. Tidak kalah pentingnya adalah peningkatan SDM juga sangat krusial, termasuk kondisi kewilayahan, untuk meningkatkan PAD,” tegasnya.

Hal yang perlu dilakukan adalah melakukan inovasi. Karena generasi muda bertambah banyak. Bonus demografi, isu-isu krusial jadi fokus perhatian lainnya.

“Mudah-mudahan Indonesia Emas 2045 bisa tercapai. Fokus awal peningkatan SDM, pengembangan ekonomi, pusat-pusat pertumbuhan ekonomi ke depan,” pungkasnya. (Sei)