SUKABUMI – Keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya diukur dari jumlah penerima manfaat, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan, pengawasan, serta sinergi seluruh pihak yang terlibat. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Kota Sukabumi yang melibatkan unsur pemerintah daerah, kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), korcam, hingga jajaran pelaksana program.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Sukabumi, Septo, menegaskan bahwa rapat evaluasi menjadi langkah penting untuk memastikan program strategis nasional tersebut berjalan sesuai standar dan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis merupakan investasi jangka panjang pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, seluruh elemen pelaksana harus menjaga kualitas pelayanan dan distribusi program secara berkelanjutan.
“Program ini bukan sekadar pemberian makanan, tetapi bagian dari upaya besar pemerintah untuk memastikan anak-anak, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui mendapatkan asupan gizi yang memadai. Karena itu, koordinasi dan evaluasi rutin sangat penting untuk menjaga kualitas layanan di lapangan,” ujar Septo.
BACA JUGA : 3 SPPG di Kota Sukabumi Masih Disuspend, Terkendala IPAL dan Perbaikan Infrastruktur
Ia menjelaskan, hingga saat ini Program MBG di Kota Sukabumi telah menjangkau 131.954 penerima manfaat yang tersebar di tujuh kecamatan dengan dukungan 55 SPPG aktif. Capaian tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperluas akses pemenuhan gizi bagi masyarakat.
Meski demikian, Septo menilai masih diperlukan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan agar pelaksanaan program semakin efektif, mulai dari aspek distribusi, pengawasan kualitas makanan, hingga pelaporan dan evaluasi berkala.
“Keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, BGN, SPPG, satgas, dan seluruh pihak terkait. Dengan evaluasi yang berkesinambungan, setiap tantangan yang muncul dapat segera diidentifikasi dan diselesaikan,” katanya.
BACA JUGA : BGN Bongkar Alasan 12 SPPG di Kota Sukabumi Ditutup Sementara
Dalam kesempatan tersebut, BGN juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Program MBG di Kota Sukabumi. Kehadiran Ketua Satgas Program Makan Bergizi Gratis yang baru diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta mempercepat pencapaian target program.
Melalui rapat koordinasi dan evaluasi tersebut, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat serta menjadi fondasi lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.

