Kabupaten Sukabumi

Kadis Sendi Apriadi: Tak Ada Lagi Alasan Ormas dan OKP Tolak Pembangunan Alun-alun Cibadak

×

Kadis Sendi Apriadi: Tak Ada Lagi Alasan Ormas dan OKP Tolak Pembangunan Alun-alun Cibadak

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi Sendi Apriadi saat berdialog dengan perwakilan OKP dan Ormas terkait rencana pembangunan Alun-alun Cibadak. (Foto: Mulvi M Noor/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menilai tidak ada alasan bagi organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan organisasi kepemudaan (OKP) untuk menolak pembangunan Alun-alun Cibadak di kawasan Lapang Sekarwangi.

Pernyataan tersebut disampaikan Sendi setelah bertemu dengan perwakilan Ormas dan OKP dalam sosialisasi rencana pembangunan Alun-alun Cibadak di Kafe Warkopyor, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Rabu (07/10/2026).

Menurut Sendi, pertemuan tersebut menunjukkan adanya komitmen dari berbagai elemen masyarakat untuk ikut mengawal pembangunan kawasan yang dinilai memiliki nilai historis bagi warga Cibadak.

Baca Juga: Alat Berat Dikerahkan, Proyek Alun-alun Cibadak Rp4,67 Miliar Mulai Digarap

“Saya melihat komitmen besar dan keseriusan teman-teman ini. Ini langkah awal mereka untuk menciptakan sejarah, Lapang Sekarwangi menjadi identitas masyarakat,” ujar Sendi.

Ia menilai pembangunan Alun-alun Cibadak nantinya akan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas, termasuk dalam mendorong aktivitas ekonomi.

“Teman-teman Ormas dan OKP tidak ada alasan untuk tidak mendukung karena ini hidupnya untuk semua, dan bisa meningkatkan dan menggerakkan ekonomi untuk masyarakat kita,” katanya.

Sendi mengatakan pembangunan Lapang Sekarwangi merupakan bagian dari cita-cita yang telah dibicarakan sejak lama oleh para tokoh dan sesepuh masyarakat Cibadak.

Baca Juga: Ormas dan OKP se-Cibadak Ngumpul, Kadis Sendi Apriadi Paparkan Rencana Pembangunan Alun-alun Rp4,67 Miliar

Karena itu, ia berharap pembangunan tersebut dapat dilaksanakan dengan dukungan berbagai elemen masyarakat.

“Ada identitas yang mereka bangun bersama, diimpikannya sudah sejak lama oleh para sepuh. Dan hari ini dieksekusi. Tolong bantu untuk menyelesaikannya,” ucapnya.

Menurut Sendi, keterlibatan Ormas dan OKP tidak hanya dibutuhkan dalam tahap sosialisasi, tetapi juga dalam membangun kesamaan visi mengenai arah pengembangan Cibadak ke depan.

Pembangunan Alun-alun Cibadak sendiri direncanakan dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama, fasilitas yang akan dibangun antara lain lapangan mini soccer, jogging track, area UMKM, gerbang utama, serta landmark Nayor.

Ketua PK KNPI Cibadak: Tak Ada Nada Sumbang

Ketua Pengurus Kecamatan KNPI Cibadak, Royan Aries, mengatakan pihaknya berupaya menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dengan Ormas dan OKP terkait rencana pembangunan tersebut.

Menurut Royan, KNPI Cibadak mendukung program pembangunan yang dilakukan pemerintah karena dinilai berkaitan dengan perkembangan kawasan Cibadak.

“Tadi kami berupaya menjembatani pertemuan antara Pemda yang diwakili dinas dengan OKP dan Ormas. Kita di KNPI juga mendukung, karena ini program pemerintah,” kata pria yang karib disapa Buroy ini.

Baca Juga: Elis Sugiarti Siap Pimpin Kadin Kota Sukabumi Pada Mukota V 2026

Ia mengatakan pembangunan Cibadak perlu didukung bersama agar kawasan tersebut dapat berkembang.

“Enggak ada alasan untuk mendukung, memang harus berkembang. Tidak ada nada sumbang. Semua satu untuk kemajuan Cibadak,” ujarnya.

Royan juga menyebut jumlah organisasi yang hadir dalam pertemuan tersebut lebih banyak dari undangan awal.

Menurutnya, KNPI sebelumnya mengundang 15 OKP dan Ormas. Namun, dalam pertemuan tersebut tercatat 18 OKP dan Ormas yang hadir.