Berita SukabumiBerita Utama

Karyawan Bambu Kuring Sukabumi Tewas Terseret Aliran Sungai Cicatih

14175
×

Karyawan Bambu Kuring Sukabumi Tewas Terseret Aliran Sungai Cicatih

Sebarkan artikel ini
Terseret Arus Sungai Cicatih Sukabumi

SUKABUMIKU – Seorang remaja, M. Ikbal (16) hilang tenggelam setelah terseret aliran Sungai Cicatih, tepatnya di muara Bengkok, Kampung Baru, RT 04/RW 04, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, akhirnya ditemukan Tim SAR gabungan pada Kamis (09/11) pagi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh , korban yang diketahui asal warga Kampung Panenjoan, RT 2/RW 7, Desa Tenjo Jaya, Kecamatan Cibadak itu, dikabarkan tenggelam saat tengah bermain dan mandi bersama dua orang temannya di Sungai Cicatih Pamuruyan

Setelah itu, korban yang merupakan seorang pekerja di Restoran Bambu Kuring itu, dilaporkan tenggelam dan meminta tolong ke temannya, namun air yang dalam menyebabkan korban tak muncul ke permukaan kembali, tepatnya pada Rabu (08/11) sekira pukul 16.00 WIB.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto mengatakan, korban ditemukan setelah terdeteksi objek oleh Aqua Eye pada kedalaman 3 meter, kemudian tim SAR gabungan mencurigai objek tersebut adalah korban dan mulai melakukan proses penyelaman di titik tersebut.

“Korban terseret arus Sungai Cicatih akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Kamis (09/11) sekitar pukul 09.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia,” kata Suryo pada Kamis (09/11).

Korban pun berhasil dievakuasi oleh tim penyelam, kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi Cibadak. “Jadi, jasad korban berhasil ditemukan pada kedalaman air sekitar 3 meter,” tandasnya.

Dirinya juga mengatakan, bahwa sebelumnya upaya pencarian terhadap korban kembali dilanjutkan oleh tim SAR gabungan pada Kamis (09/11) pagi tadi dengan membagi area menjadi 3. Tim pertama melakukan upaya pencarian menggunakan rafting boat di sepanjang aliran sungai Cicatih hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian.

“Tim kedua melakukan pencarian dengan menyisir jalur darat secara visual di sepanjang bantaran sungai Cicatih hingga radius 3 kilometer dari lokasi kejadian,” timpalnya.