Sukabumi

SBMI Sukabumi Bantu Kepulangan Jenazah Pejuang Devisa Asal Desa Cijulang

×

SBMI Sukabumi Bantu Kepulangan Jenazah Pejuang Devisa Asal Desa Cijulang

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 3145728;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 42;

SUKABUMIKU.id – Dewan Pimpinan Cabang Serikat Buruh Migran Indonesia (DPC SBMI) Sukabumi membantu dan mendampingi ke pulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Cijulang, Desa Cijulang, Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi.

Diketahui PMI pejuang Devisa ini merupakan ibu rumah tangga bernama Wawa, dia meninggal dunia di Negara Dubai akibat penyakit yang dialaminya. Kematian Wawa pun diketahui usai pihak keluarga mendapatkan informasi dari majikannya.

SBMI Sukabumi menerima pengaduan dari pihak keluarganya untuk meminta bantuan agar jenazah Wawa bisa dipulangkan ke Indonesia.

“Jadi awalnya pertama kita mendapatkan informasi dari pihak keluarga. Setelah mendapatkan informasi itu kita bersama – sama bergerak untuk mengurus semua administrasi ke KJRI Dubai untuk kepulangan jenazah kerumah duka,” kata Ketua SBMI Sukabumi Jejen Nurjanah kepada wartawan.

Lanjut dia, Almarhum Wawa meninggal dunia pada Senin (13/05) lalu. Wawa sendiri baru berangkat kembali ke Dubai satu minggu yang lalu sebelum dia dinyatakan meninggal dunia.

“Menurut informasi yang kita dapat almarhum ini memang sudah bertahun-tahun kerja di Dubai. Kemudian, dia kemarin mengambil cuti, setelah seminggu kembali kesana almarhum meninggal dunia. Untuk keberangkatannya selama ini secara legal,” ujarnya.

Dia pun menjelaskan, untuk kematiannya sendiri diduga akibat sakit yang dialaminya. Namun, dia tidak merinci secara jelas penyakit apa yang menyebabkan pejuang Devisa ini meninggal dunia.

“Kita belum tau karena tidak ada informasi. Namun menurut keterangan dari keluarga almarhum, diduga meninggal dunia akibat serangan jantung dan kecapean. Soalnya, pada saat berangkat kerja ke Dubai almarhum ikut membantu majikannya untuk pindahan rumah,” jelas Jejen.

Jejen pun menambahkan, biaya pemulangan jenazah Wawa ditanggung oleh pemerintah. Pihak keluarga tidak dipungut biaya sama sekali. Biaya rumah sakit dan pemulangan dari Dubai ke Bandara Soekarno Hatta ditanggung KJRI Dubai dan biaya pemulangan dari Bandara ke rumah duka difasilitasi Badan Pelindungan Pekerja Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Jawa Barat.

“Kita ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah secara sigap membantu kepulangan jenazah, kepada pemerintah SBMI Pusat, KJRI, Kemenlu,” pungkasnya. (Ky)