Kota Sukabumi

Serap Keluhan Warga Citamiang, Raden Koesoemo Dorong Pembangunan Berbasis Lingkungan

×

Serap Keluhan Warga Citamiang, Raden Koesoemo Dorong Pembangunan Berbasis Lingkungan

Sebarkan artikel ini
Angota DPRD Kota Sukabumi Raden Kusumo saat menggelar reses di Kecamatan Citamiang. (FOTO : Rizky Miftah/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Aspirasi soal pembangunan lingkungan hingga kesejahteraan kader Posyandu mencuat dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, Raden Koesoemo Hutaripto, yang digelar di Kelurahan Citamiang, Kota Sukabumi, Selasa (26/05/2026).

Dalam dialog bersama warga, masyarakat menyampaikan harapan agar pola pembangunan di tingkat kelurahan kembali dilakukan melalui sistem swakelola. Warga menilai pelibatan langsung masyarakat dalam pengerjaan proyek lingkungan lebih efektif dan memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar.

Menurut Raden Koesoemo, masyarakat berharap pengelolaan anggaran pembangunan lingkungan dapat kembali dipercayakan kepada lembaga kemasyarakatan di wilayah, bukan sepenuhnya melalui pihak ketiga atau kontraktor.

“Warga ingin pembangunan yang menyentuh lingkungan bisa kembali dikerjakan secara langsung oleh masyarakat. Selain hasilnya lebih dirasakan, kualitas pengerjaan juga dianggap lebih sesuai kebutuhan wilayah,” ujarnya kepada wartawan.

BACA JUGA : Raden Kusumo : The Diplomatic Forum Jadi Titik Awal Kota Sukabumi Go International

Ia menjelaskan, pola swakelola dinilai lebih tepat diterapkan di kawasan permukiman padat dan gang sempit karena masyarakat setempat lebih memahami kondisi lingkungan masing-masing. Selain mempercepat pengerjaan, sistem tersebut juga dinilai mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.

Tak hanya soal infrastruktur, warga juga menyoroti kesejahteraan kader Posyandu serta pengurus lembaga kemasyarakatan yang selama ini aktif membantu pelayanan sosial di lingkungan. Dalam reses tersebut, muncul usulan agar kader Posyandu mendapatkan tambahan insentif di luar biaya operasional rutin.

Selain itu, Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) turut menjadi perhatian masyarakat. Program yang sebelumnya berjalan di berbagai wilayah Kota Sukabumi itu dinilai masih relevan karena mampu mendorong pembangunan berbasis kebutuhan lingkungan.

BACA JUGA : Peringatan HUT Ke-52 PDIP, Raden Koesoemo : Semangat Perjuangan Tak Kunjung Padam

Raden Koesoemo menegaskan pihaknya akan terus memperjuangkan keberlanjutan program tersebut karena manfaatnya dianggap nyata dirasakan masyarakat.

“Program P2RW terbukti membantu percepatan pembangunan di lingkungan masyarakat. Kami berharap program ini tetap dipertahankan dan terus diperkuat,” katanya.

Ia juga menilai keberadaan P2RW tidak perlu dipertentangkan dengan program pembangunan lain milik pemerintah daerah. Menurutnya, seluruh program dapat berjalan berdampingan selama berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.

“Semua program yang bertujuan untuk kepentingan masyarakat tentu harus didukung. Yang paling penting adalah dampaknya benar-benar dirasakan warga,” pungkasnya.