SUKABUMI – Wilayah selatan Kabupaten Sukabumi diguncang empat kali gempa bumi dalam kurun waktu kurang dari 12 jam pada Jumat (10/7/2026). Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa memiliki magnitudo antara 2,6 hingga 3,7 dengan pusat gempa berada di laut selatan Sukabumi.
Gempa pertama terjadi pada pukul 00.11 WIB dengan magnitudo 2,9. Episentrum berada di koordinat 7,50 Lintang Selatan dan 106,75 Bujur Timur atau sekitar 61 kilometer di selatan Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 31 kilometer.
Kurang dari satu jam kemudian, tepatnya pukul 01.00 WIB, gempa kembali terjadi dengan magnitudo 2,6. Pusat gempa berada sekitar 62 kilometer di selatan Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 33 kilometer.
Baca Juga: Kecelakaan di Tikungan Anjing Simpenan Sukabumi, Pemotor Tewas di Tempat
Aktivitas gempa kembali terekam pada pukul 08.58 WIB. Kali ini BMKG mencatat gempa bermagnitudo 3,2 yang berpusat sekitar 57 kilometer di tenggara Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman 30 kilometer.
Getaran terbesar terjadi pada pukul 11.57 WIB. BMKG mencatat gempa berkekuatan magnitudo 3,7 dengan pusat gempa berada di koordinat 7,48 Lintang Selatan dan 106,74 Bujur Timur atau sekitar 59 kilometer di selatan Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 35 kilometer.
BMKG menyampaikan bahwa informasi tersebut merupakan hasil pengolahan data awal yang mengutamakan kecepatan penyampaian sehingga parameter gempa masih dapat berubah seiring masuknya data tambahan.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Baca Juga: DPR Dukung Langkah Polri, Minta Semua Pihak Terlibat Kasus Korupsi Diungkap
Hingga Jumat siang, belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat rangkaian gempa tersebut.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga diminta mengikuti perkembangan informasi gempa bumi melalui kanal resmi BMKG apabila terjadi aktivitas susulan.

