Setukpa Lemdiklat Polri Pawai Kirab Kelilingi Kota Sukabumi, Tanda Pelepasan Siswa

setukpa Lemdikpol
KIRAB: Ribuan siswa Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Setukpa Lemdiklat) Polri Sukabumi, melakukan Pawai Kirab Merah Putih mengelilingi Kota Sukabumi, Senin (19/09/22). Foto:Istimewa

SUKABUMIKU.id – Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi mengadakan Pawai Kirab Merah Putih mengelilingi Kota Sukabumi, Senin (19/09/22).

Dalam aksinya, ribuan siswa melakukan pawai diiringi alunan musik drum band dangan membentangkan Bendera Merah Putih sepanjang 100 meter. Pawai tersebut diketahui sebagai bentuk pamitan para siswa usai melaksanakan pendidikan.

Kepala Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, kirab kebangsaan dihadiri tokoh nasional Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya untuk mengisi ceramah kebangsaan dan tokoh agama di wilayah Sukabumi. Pawai kirab bendera merah putih ini, untuk meningkatkan semarak cinta tanah air.

“Kita menggelorakan lagi cinta tanah air. Kemudian kita karena tahu Indonesia lahir atas kebhinekaan,” ujarnya.

Lanjut Mardiaz, di sisi lain tumbuhkan keberagaman seperti doa bersama dari semua lintas agama. Dengan kegiatan tersebut, nantinya siswa setukpa yang menjadi perwira di wilayahnya masing-masing, mampu menanamkan keberagaman.

“Nantinya ini bisa diharapkan semua siswa di wilayahnya untuk menjaga NKRI,” tandasnya.

Mardiaz menerangkan, kirab itu juga dilakukan dalam pelepasan siswa yang akan dilantik pada dua minggu ke depan. Nantinya, para siswa akan kembali ke satuan masing-masing.

setukpa Lemdikpol
KIRAB: Ribuan siswa Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Setukpa Lemdiklat) Polri Sukabumi, melakukan Pawai Kirab Merah Putih mengelilingi Kota Sukabumi, Senin (19/09/22). Foto:Istimewa

“Tentunya siswa sudah mengikuti tujuh bulan pendidikan sebagai perwira. Kita sudah memberikan mereka keterampilan kemudian knowledge, sikap dan perilaku. Kami berharap mereka akan mengamalkan semua ilmu yang sudah diberikan tujuh bulan ini,” terangnya.

Menurutnya, mengingat saat ini masih dalam rangka 17 Agustus sehingga Bendera Merah Putih ini untuk meningkatkan rasa kebanggsaan dan kecintaan terhadap tanah air Indonesia. “Kami tahu Indonesia ini negara yang unik, ada karena kebhinekaannya. Tausiyah kebangsaan juga dilaksanakan dalam rangkaian acara tersebut,” cetusnya.

Tak hanya itu, sambung Mardiaz, Stukpa membangun tempat ibadah bagi seluruh agama di lingkungan Setukpa.

“Kemudian kita juga menggelorakan agama. Saat ini Setukpa sedang membangun vihara Budha, kebetulan siswa kita dua tahun ini ada yang beragama Budha dukungan dari Walikota Sukabumi sehingga miniaturnya Kota Sukabumi ada di Setukpa, ada masjid, pura, Vihara Budha, ada dua gereja baik Katohlik dan Protestan,” tutupnya.

Salah seorang tokoh nasional, Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya menambahkan, tugas Polri itu tidak jauh dengan tokoh agama dan masyarakat sehingga dapat menciptakan memperkuat kesatuan dan persatuan.

“Hindari segala bentuk perpecahan dan ucapan yang kurang menguntungkan. Dengan adanya Kamtibmas bisa turun ke bawah bisa menyadarkan, kemananan ekonomi dan lainnya sehingga rakyat bisa merasakan kehadiran Polri di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Ky)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.