SUKABUMI – Seorang pria bernama Arom meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur sedalam sekitar 20 meter saat memperbaiki mesin pompa air di Kampung Cilangla RT 06/04, Desa Cireunghas, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Minggu (12/07/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Korban berhasil dievakuasi oleh tim gabungan setelah proses penyelamatan yang melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar). Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cireunghas, Fadil, menjelaskan korban mengalami kecelakaan kerja ketika sedang memperbaiki mesin pompa air atau sanyo yang berada di bibir sumur.
Baca Juga: Harkopnas ke-79, H. Dadang Hermawan: Koperasi Harus Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat di Sukabumi
“Korban saat itu sedang melakukan perbaikan mesin pompa air. Posisi mesin berada di bibir sumur, sementara korban berdiri di atas papan yang dipasang melintang di dalam sumur untuk menjangkau mesin tersebut,” ujar Fadil dalam laporannya.
Saat proses perbaikan berlangsung, korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke dasar sumur yang memiliki kedalaman sekitar 20 meter.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, kecelakaan diduga terjadi akibat papan pijakan yang licin dan tidak stabil. Selain itu, korban diketahui tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti safety belt serta tidak terdapat pagar pengaman di sekitar bibir sumur.
Baca Juga: Seren Taun ke-447 Kasepuhan Ciptamulya, Warisan Leluhur yang Terus Hidup di Tengah Modernitas
Setelah menerima laporan, petugas P2BK Cireunghas bersama Damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi sekaligus mengamankan area kejadian dengan memasang garis pembatas agar tidak membahayakan warga.
“Diduga korban terpeleset karena media pijakan licin dan tidak stabil. Korban juga tidak menggunakan APD dan di sekitar bibir sumur tidak terdapat pagar pengaman,” kata Fadil.

