Truk Pertamina di Sukabumi Terjun ke Jurang , Diduga Supir Ngantuk

i truk tangki milik PT Pertamina
Petugas Polsek Ciemas, Polres Sukabumi, saat hendak mengevakuasi truk tangki milik PT Pertamina yang terperosok ke dalam jurang di kawasan Geopark Ciletuh, tepatnya di Jalan Raya Cikurai, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas pada Kamis (17/03).

SUKABUMI – Diduga mengantuk, mobil truk tangki milik PT Pertamina bernomor polisi D 8808 FD terperosok hingga masuk ke dalam jurang di kawasan Geopark Ciletuh, tepatnya di Jalan Raya Cikurai, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas pada Kamis (17/03). Tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini, hanya saja hingga kini sopir masih dalam kondisi kritis.

Kapolsek Ciemas IPTU Azhar Sunandar kepada Radar Sukabumi mengatakan, kecelakaan lalu lintas truk tangki bermuatan BBM jenis pertamax ini, terjadi pada pukul 04.10 WIB.

Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan sejumlah saksi, truk yang dikemudikan oleh Dodi Supriatna (36) asal warga Ciwidey Kabupaten Bandung itu, terjadi diduga akibat sang pengemudi mengantuk.

“Sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraan truk itu dan keluar dari badan jalan hingga masuk jurang dengan kedalaman sekitar 4 meter dengan kondisi kendaraan terbalik,” kata Azhar Sunandar kepada Radar Sukabumi pada Kamis (17/03).

Truk tangki ini, sambung Azhar, sengaja melintasi jalur kawasan Geopark Ciletuh untuk pengiriman atau distribusi BBM sebanyak 2.000 liter pertamax ke ke Prestashop PT. Lodaya Setragasindo di Kampung Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas. Namun, dalam perjalanan truk tersebut mengalami kecelakaan tunggal hingga masuk ke dalam jurang.

“Truk tangki ini, berangkat dari SPBU hub wilayah Parungkuda menuju Kecamatan Ciemas untuk pengiriman 2.000 liter pertamax ke Prestashop atau pom mini yang ada di wilayah Ciemas,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insident laka lantas ini, hanya saja sang sopir mengalami luka kritis dan hingga saat ini belum sadarkan diri. Sementara, untuk karnetnya yang diketahui bernama Ana Sukmana (42) asal warga Kampung Pasiripis, RT 001/004, Desa Jayaratu, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya hanya mengalami luka ringan. Menurut Azhar, saat mengalami laka lantas itu, petugas kepolisian bersama warga setempat langsung mengevakuasi korban ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tamanjaya, Kecamatan.

“Namun, karena kondisinya cukup kritis akhirnya korban di rujuk ke RSUD Jampangkulon. Sedangkan untuk kernetnya hanya luka ringan,” tandasnya.

Pihaknya menambahkan, kasus laka lantas di jalur tersebut bukan pertama kalinya dan di ruas jalan raya tersebut sering terjadi laka lantas yang diduga akibat kondisi jalan tanjakan atau turunan panjang serta belokan ekstrim. Terlebih lagi, jika malam hari kondisi di jalur tersebut gelap gulita karena belum terdapat lampu penerangan jalan.

“Kalau untuk kerugian materil masih dalam tahap penghitungan. Saat ini, kondisi kendaraan masih berada di lokasi dan sedang upaya evakuasi dari bawah jurang,” pungasknya. (den/radarsukabumi.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.