CIANJUR – Video proses evakuasi seorang pendaki berbobot sekitar 140 kilogram di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jawa Barat, menjadi perhatian warganet setelah beredar luas di media sosial. Pendaki tersebut harus ditandu turun gunung setelah mengalami gangguan pada kaki saat mendaki melalui Jalur Putri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur.
Dikutip dari Kompas, Relawan dari organisasi Alam Terbuka (Alter), Aliyudin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan korban mendaki bersama dua rekannya, namun perjalanan terhenti ketika rombongan baru mencapai Pos 3.
“Awalnya tim mereka berjumlah tiga orang. Baru sampai Pos 3, salah satu pendaki tidak bisa melanjutkan perjalanan karena lututnya diduga sudah tidak mampu menopang berat badan dan mengalami mati rasa,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).
Setelah menerima laporan dari rekan korban yang turun meminta pertolongan, tim relawan segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen sebelum memulai proses evakuasi.
Menurut Aliyudin, upaya pertama dilakukan dengan menggendong korban. Namun cara tersebut dinilai tidak memungkinkan mengingat medan pendakian yang cukup berat serta bobot tubuh korban.
“Awalnya kami mencoba menggendong korban. Namun karena personel kewalahan, akhirnya diputuskan menggunakan tandu yang diangkat enam orang,” katanya.
Baca Juga: Dadang Hermawan Soroti Dampak Jaring Tanam: Rusak Ekosistem hingga Picu Konflik Nelayan
Proses penyelamatan berlangsung cukup panjang. Tim mulai melakukan evakuasi sekitar pukul 15.00 WIB dan baru berhasil membawa korban turun dari gunung sekitar pukul 21.00 WIB.
“Evakuasi dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dan korban berhasil diturunkan sekitar pukul 21.00 WIB. Kondisinya aman, hanya mengalami kelelahan karena sempat bermalam di Pos 3,” jelas Aliyudin.
Sementara itu, Humas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Agus Deni, mengaku belum menerima laporan resmi dari petugas lapangan terkait peristiwa yang viral tersebut.
Baca Juga: Dinas Pariwisata Dorong Sirnaresmi Jadi Desa Wisata, Seren Taun 2026 Siap Digelar
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah video proses evakuasi memperlihatkan sejumlah relawan bekerja sama mengangkat tandu menyusuri jalur pendakian yang menanjak dan cukup terjal.
“Belum ada informasi terkait kejadian tersebut yang kami terima dari petugas lapangan,” ujarnya.

