Kota Sukabumi

54 Kasus Tanpa Kematian, Kota Sukabumi Sukses Tekan DBD Lewat 3M Plus

×

54 Kasus Tanpa Kematian, Kota Sukabumi Sukses Tekan DBD Lewat 3M Plus

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Upaya pencegahan berbasis masyarakat mulai menunjukkan hasil nyata dalam menekan kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Sukabumi.

Data terbaru menunjukkan jumlah kasus DBD turun drastis menjadi 54 kasus tanpa korban jiwa pada 2026, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari seribu kasus.

Dinas Kesehatan Kota Sukabumi menilai capaian tersebut tidak lepas dari konsistensi penerapan Gerakan 3M Plus yang kini semakin masif dilakukan di lingkungan masyarakat.

Baca Juga:  Ngeri! Truk Pengangkut 27 Ton Batu Alam Mogok di Tanjakan Pamuruyan Sukabumi

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Sukabumi, Denna Yuliavina, menyebutkan bahwa penurunan ini menjadi indikator keberhasilan strategi pencegahan yang dijalankan.

Ia mengatakan bahwa angka kasus saat ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya dan menunjukkan tren yang sangat positif.

Menurutnya, langkah paling efektif dalam mencegah DBD bukanlah fogging, melainkan pemberantasan sarang nyamuk secara rutin melalui pola 3M Plus.

Denna menegaskan bahwa kegiatan seperti menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas harus dilakukan secara berkala, setidaknya sekali dalam sepekan.

Baca Juga: MUI Desak RI Mundur dari Board of Peace, Bakal Direspon Prabowo?

Ia juga mengingatkan bahwa fogging hanya menjadi opsi terakhir ketika penyebaran sudah tidak terkendali.

Selain itu, program satu rumah satu juru pemantau jentik terus diperluas, tidak hanya di permukiman tetapi juga hingga ke lingkungan perkantoran.

Dari total 54 kasus yang tercatat, penyebaran ditemukan di 33 kelurahan dengan konsentrasi tertinggi di wilayah Cisarua, Karang Tengah, dan Baros.

Di sisi lain, sebanyak 11 kelurahan berhasil mencatat nol kasus, menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Baca Juga: Astagfirullah! Bayi Laki-laki Dibuang di Kebun Bambu Parungkuda Sukabumi

Capaian lain yang dinilai menggembirakan adalah Angka Bebas Jentik yang mencapai 97,4 persen, melampaui target nasional yang ditetapkan sebesar 95 persen.

Denna berharap keterlibatan masyarakat dapat terus dipertahankan agar tren penurunan kasus ini tidak hanya bersifat sementara.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pengendalian DBD sangat bergantung pada kebiasaan sederhana masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.