SUKABUMI – Ribuan guru olahraga dari berbagai penjuru Kabupaten Sukabumi memadati GOR Pemuda Cisaat, Jumat (10/4/2026). Mereka mengikuti Jambore Ikatan Guru Olahraga Nasional (Igornas) yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asep Japar yang menegaskan pentingnya peran guru olahraga dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kuat secara karakter.
Menurutnya, guru olahraga merupakan ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, sportivitas, dan kerja keras kepada para pelajar.
Baca Juga: Usai Viral, Pemkab Sukabumi Gaspol Benahi TPI Palabuhanratu
“Guru olahraga adalah motivator bagi anak didik dalam membangun karakter. Mereka bukan hanya mengajarkan gerakan, tapi juga nilai kehidupan,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh anggota Igornas untuk berkolaborasi memajukan Kabupaten Sukabumi melalui peningkatan kebugaran masyarakat serta pencapaian prestasi di bidang olahraga.
Jambore yang berlangsung selama dua hari, 10 hingga 11 April 2026 ini, diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari seminar hingga perlombaan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan profesionalisme guru olahraga.
Ketua Umum Pengurus Pusat Igornas, Dikdik Setia Munardi, menekankan bahwa peran guru olahraga tidak hanya sebatas mengajarkan aktivitas fisik, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup sehat di kalangan siswa.
“Guru olahraga berperan besar dalam menjadikan olahraga sebagai gaya hidup, sekaligus membentuk karakter dan kebugaran siswa,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Asisten Deputi Olahraga Pendidikan Kemenpora RI, Muhammad Azizi Ariyanto. Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan seluruh rangkaian kegiatan jambore sebagai sarana peningkatan kompetensi.
Baca Juga: Investasi Hijab di Sukabumi Berujung Petaka, Dana Miliaran Raib Korban Desak Polisi Bertindak
“Ikuti setiap kegiatan dengan maksimal, karena semuanya memiliki manfaat bagi guru dan juga peserta didik ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Igornas Kabupaten Sukabumi, Devi Noviyandi, menyebut jambore ini diikuti sekitar 1.000 guru olahraga. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan profesionalisme dalam mencetak generasi yang sehat, aktif, dan kompetitif.
“Semoga melalui jambore ini, olahraga di Kabupaten Sukabumi semakin maju dan mampu melahirkan generasi yang unggul,” pungkasnya.

