SUKABUMI — Upaya memperkuat fondasi data ekonomi terus dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi. Salah satunya melalui sosialisasi Sensus Ekonomi yang menyasar pelaku usaha sektor perhotelan, Jum’at (24/4/2026).
Kegiatan yang digelar di ruang pertemuan Kantor Diskominfo tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan para pelaku usaha memahami pentingnya peran mereka dalam menyukseskan pendataan ekonomi nasional.
Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan rutin, melainkan instrumen strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Sensus Ekonomi menjadi dasar penting dalam membaca kondisi riil perekonomian. Data yang dikumpulkan akan digunakan untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan mendukung perkembangan dunia usaha,” ujarnya saat membuka kegiatan.
BACA JUGA : Diskominfo Sukabumi Tekankan Literasi Digital dan Keamanan Data bagi Pelajar
Ia menekankan bahwa keterlibatan aktif pelaku usaha sangat dibutuhkan agar hasil sensus benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan. Menurutnya, kejujuran dan kelengkapan data menjadi kunci utama dalam menghasilkan kebijakan yang efektif.
“Partisipasi pelaku usaha sangat menentukan kualitas data. Tanpa data yang akurat, perencanaan pembangunan tidak akan berjalan optimal. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk memberikan informasi yang benar dan lengkap,” tambahnya.
Endah juga memastikan bahwa seluruh data yang diberikan oleh pelaku usaha akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik, bukan untuk tujuan lain.
BACA JUGA : Teken Kerjasama dengan Diskominfo, Kadisdukcapil Kota Sukabumi: Babak Baru Digitalisasi di Pemerintahan
Sensus Ekonomi sendiri merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali. Untuk periode tahun ini, pelaksanaannya dijadwalkan dimulai pada 1 Mei 2026 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para pelaku usaha, khususnya di sektor perhotelan, dapat lebih siap dan berperan aktif dalam mendukung tersedianya data ekonomi yang akurat, demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

