Kesehatan

Dari Kaldu hingga Sayuran, Ini Sumber Kolagen yang Baik untuk Tubuh

×

Dari Kaldu hingga Sayuran, Ini Sumber Kolagen yang Baik untuk Tubuh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kesehatan kulit. (Foto:Magnific.com/jcomp)

SUKABUMI– Memasuki usia 25 tahun, produksi kolagen dalam tubuh mulai mengalami penurunan secara alami. Kondisi ini kerap berdampak pada kesehatan kulit, sendi, hingga kekuatan tulang jika tidak diimbangi dengan asupan nutrisi yang tepat.

Kolagen sendiri merupakan protein penting yang terdapat pada kulit, tulang, otot, hingga ligamen. Fungsinya beragam, mulai dari menjaga elastisitas kulit hingga mendukung kesehatan sendi dan jantung.

Untuk menjaga jumlah kolagen tetap optimal, asupan makanan menjadi faktor utama. Disebutkan bahwa jumlah kolagen dalam tubuh bisa ditingkatkan melalui konsumsi makanan tertentu yang kaya protein dan asam amino.

Baca Juga: TPSS di Kota Sukabumi Bakal Ditutup, Warga Diminta Mulai Pilah Sampah dari Rumah

Dikutip dari Alodokter, Sejumlah bahan makanan yang mudah ditemui sehari-hari seperti kaldu tulang, ayam, ikan, telur, hingga sayuran seperti brokoli dan wortel diketahui dapat membantu produksi kolagen. Nutrisi seperti vitamin C dan vitamin A juga berperan penting dalam proses tersebut.

Selain dari makanan alami, kebutuhan kolagen juga bisa dipenuhi melalui produk tambahan. Salah satunya adalah minuman kolagen yang kini banyak tersedia di pasaran.

Salah satu produk yang diperkenalkan adalah Collagena, yang mengandung kolagen terhidrolisis. Disebutkan bahwa jenis kolagen ini lebih mudah diserap tubuh dibandingkan kolagen biasa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih optimal.

Baca Juga: Viral di TikTok, Seorang Pria Klaim Bongkar Resep Rahasia Ayam KFC

Produk tersebut juga diperkaya protein dan vitamin A yang berperan dalam menjaga kesehatan sendi, meningkatkan massa otot, hingga membantu regenerasi sel tubuh.

Meski demikian, pemenuhan kolagen tidak cukup hanya dari satu sumber. Pola hidup sehat tetap menjadi kunci utama, termasuk menghindari konsumsi gula berlebih dan kebiasaan merokok.

Dengan kombinasi pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, kebutuhan kolagen harian dapat terpenuhi sehingga kesehatan tubuh tetap terjaga seiring bertambahnya usia.