SUKABUMI — Tumpukan sampah di pinggir ruas jalan Bagbagan–Kiaradua, tepatnya di kawasan Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menuai keluhan dari para pengguna jalan. Selain mengganggu pemandangan, sampah yang menumpuk juga menimbulkan bau tidak sedap.
Berdasarkan pantauan pada Selasa (18/5/2026), sampah terlihat menumpuk di sedikitnya dua titik di sisi jalan. Kondisi tersebut disebut telah berlangsung selama beberapa hari tanpa adanya penanganan atau pengangkutan.
Sejumlah pengendara menilai keberadaan sampah di jalur tersebut mencoreng kebersihan lingkungan, terlebih jalan ini kerap dilintasi masyarakat hingga wisatawan yang menuju kawasan selatan Sukabumi.
Baca Juga: Sekmat Jampangkulon Soroti Kekosongan Perangkat dan Rendahnya PBB di Bojongsari
Salah seorang pengendara, Rendra (27), mengatakan persoalan sampah di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi. Ia mengaku sering melihat tumpukan sampah saat melintas di jalur tersebut.
“Saya sering lewat ke sini, dan memang sampah sering terlihat menumpuk di pinggir jalan. Ini bukan hanya soal sampah yang tidak diangkut, tapi juga soal kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan persoalan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pengangkutan, tetapi juga perlu disertai edukasi kepada masyarakat.
Ia berharap instansi terkait lebih aktif turun ke lapangan, baik untuk melakukan sosialisasi maupun penanganan langsung.
“Dinas terkait seharusnya lebih sering turun, memberikan sosialisasi, sekaligus mengangkut sampah yang berserakan dan menimbulkan bau ini,” tambahnya.
Keluhan serupa disampaikan pengendara lain, Diman (34). Ia bahkan mengaku pernah melihat hewan liar muncul akibat tumpukan sampah tersebut.
Baca Juga: Dikebut, Pembangunan Huntap Korban Pergerakan Tanah di Cikadu Palabuhanratu Capai 25 Unit
Ia berharap penanganan segera dilakukan agar kondisi tidak semakin parah. Selain demi kenyamanan, kebersihan lingkungan di jalur tersebut juga dinilai penting mengingat fungsinya sebagai akses utama di wilayah selatan Sukabumi.
“Sering di sini sampah menumpuk. Akibatnya, pernah juga saya lihat ada biawak yang mencari makan di tumpukan sampah itu,” ungkapnya.

