Kota Sukabumi

Tumpukan Sampah Picu Ancaman Banjir Limpasan, BPBD Kota Sukabumi Lakukan Aksi Bersih Drainase

×

Tumpukan Sampah Picu Ancaman Banjir Limpasan, BPBD Kota Sukabumi Lakukan Aksi Bersih Drainase

Sebarkan artikel ini
BPBD Kota Sukabumi saat melakukan aksi bersih bersih sampah yang tersumbat di saluran air. (FOTO : Rizky Miftah/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Tumpukan sampah yang menyumbat saluran drainase kembali menjadi perhatian di Kota Sukabumi. Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melakukan pengecekan sekaligus aksi bersih-bersih di Jalan Nangela, RW 08, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros, yang dikenal sebagai salah satu kawasan rawan banjir limpasan.

Dalam kegiatan tersebut, petugas menemukan banyak limbah dan sampah yang menumpuk di dalam saluran air. Kondisi tersebut menyebabkan aliran drainase terganggu dan memicu pendangkalan yang berpotensi meningkatkan risiko banjir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan bahwa keberadaan sampah di saluran air menjadi salah satu faktor utama penyebab terjadinya banjir limpasan di kawasan permukiman dan jalan raya.

“Ketika drainase tersumbat oleh sampah, air hujan tidak dapat mengalir dengan baik. Akibatnya, air meluap dan menggenangi lingkungan sekitar, termasuk permukiman warga dan ruas jalan,” ujarnya.

BACA JUGA : TPT Ambruk di Babakan Ancam Rumah Warga, BPBD Kota Sukabumi Lakukan Penanganan Darurat

Menindaklanjuti temuan tersebut, Tim Satgas PB BPBD Kota Sukabumi langsung melakukan pembersihan dengan mengangkat sampah dan material yang menghambat aliran air.

“Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi untuk mengurangi potensi banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi,” paparnya.

Yoseph menegaskan bahwa penanganan banjir tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau petugas lapangan. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya banjir limpasan.

“Kami sudah melakukan pembersihan, tetapi upaya ini harus didukung oleh masyarakat. Jangan membuang sampah ke parit, selokan, maupun saluran drainase karena dampaknya akan kembali dirasakan bersama,” tegasnya.

BACA JUGA : Hujan dan Angin Kencang Terjang Kota Sukabumi, BPBD Catat 18 Kejadian Bencana Terjadi dalam Sehari

BPBD Kota Sukabumi juga mengajak warga untuk memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. Dengan saluran air yang bersih dan berfungsi optimal, risiko banjir limpasan dapat diminimalkan sehingga keamanan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

“Melalui aksi bersih-bersih ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menjaga lingkungan serta menjadikan kebersihan drainase sebagai tanggung jawab bersama demi mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih aman, sehat, dan bebas dari ancaman banjir limpasan,” Pungkasnya.