Berita UtamaOlahraga

Argentina Susah Payah Singkirkan Cape Verde, Gol Bunuh Diri Jadi Penentu Laga

×

Argentina Susah Payah Singkirkan Cape Verde, Gol Bunuh Diri Jadi Penentu Laga

Sebarkan artikel ini
Momen Lionel Messi berebut bola dengan Vozinha di laga Argenta vs Cape Verde, Sabtu (05/07/2026). (Foto: Instagram/haya.foot)

JAKARTA Argentina memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Cape Verde 3-2 melalui pertandingan dramatis yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu. Meski berstatus unggulan, Lionel Messi dan kawan-kawan dipaksa bekerja keras menghadapi perlawanan luar biasa dari wakil Afrika tersebut.

Pertandingan di Miami menjadi salah satu laga paling menegangkan pada fase gugur. Argentina sempat dua kali unggul, tetapi Cape Verde selalu mampu menyamakan kedudukan sebelum akhirnya gol bunuh diri pada babak tambahan memastikan kemenangan Albiceleste.

Hasil tersebut membawa Argentina melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi Mesir di Atlanta.

Baca Juga: Ronaldo Pecahkan Rekor Lagi, Jadi Pemain Tertua di Babak Gugur Piala Dunia

Messi membuka keunggulan Argentina pada menit ke-28 lewat penyelesaian khasnya setelah menerima umpan terobosan Lisandro Martínez. Sang kapten mengontrol bola dengan sempurna sebelum melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan kiper Cape Verde, Vozinha.

Meski terus ditekan sepanjang babak pertama, Cape Verde menunjukkan mental kuat setelah turun minum. Tekanan tinggi yang mereka bangun akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-59.

Ryan Mendes mengirim umpan matang kepada Deroy Duarte yang langsung melepaskan tembakan keras ke sudut bawah gawang Emiliano Martínez untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Skor tersebut bertahan hingga waktu normal usai sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak extra time.

Baca Juga: Usai Spanyol Libas Austria 3-0, Lamine Yamal: Piala Dunia Baru Dimulai

Argentina kembali memimpin pada menit ke-92. Lisandro Martínez memanfaatkan bola liar hasil sepak pojok sebelum melepaskan tendangan keras yang bersarang di pojok atas gawang Cape Verde.

Namun keunggulan itu hanya bertahan sekitar 10 menit.

Sydney Lopes Cabral mencetak salah satu gol terbaik di Piala Dunia 2026 setelah menusuk dari sisi kiri, mengecoh pemain bertahan Argentina, lalu melepaskan tendangan melengkung yang bersarang di sudut jauh gawang Emiliano Martínez.

Gol spektakuler tersebut membuat skor kembali imbang 2-2 sekaligus membangkitkan harapan Cape Verde menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

Baca Juga: Comeback Gila Belgia! Penalti Tielemans Antar Setan Merah ke Babak 16 Besar

Ketika pertandingan tampak mengarah ke adu penalti, Argentina akhirnya menemukan gol kemenangan pada menit ke-111.

Berawal dari sepak pojok Lionel Messi, Cristian Romero memenangkan duel udara sebelum bola mengenai bek Cape Verde, Diney Borges, dan berubah arah melewati Vozinha menjadi gol bunuh diri.

Meski tertinggal lagi, Cape Verde belum menyerah. Mereka masih menciptakan sejumlah peluang berbahaya di sisa pertandingan, bahkan memaksa Emiliano Martínez melakukan dua penyelamatan penting pada menit-menit akhir.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengakui timnya mendapat ujian berat menghadapi permainan disiplin Cape Verde yang tampil tanpa rasa takut.

Baca Juga: Harry Kane Selamatkan Inggris, Kongo Nyaris Ciptakan Kejutan Besar

Sementara itu, Cape Verde justru menuai banyak pujian meski gagal melaju. Negara kepulauan berpenduduk sekitar 600 ribu jiwa tersebut tampil berani menghadapi juara dunia tiga kali dan hampir memaksa pertandingan ditentukan melalui adu penalti.

Salah satu pemain yang paling mencuri perhatian adalah penjaga gawang Vozinha. Kiper berusia 40 tahun itu berkali-kali menggagalkan peluang Argentina sepanjang pertandingan dan menjadi salah satu faktor utama yang membuat Cape Verde mampu bertahan hingga babak tambahan.

Di sisi lain, Lionel Messi tampil selama 120 menit penuh. Meski mencetak satu gol dan menyumbang assist dari sepak pojok yang berujung gol penentu kemenangan, kapten Argentina dinilai tidak sedominan penampilannya pada laga-laga sebelumnya.

Kemenangan ini memastikan Argentina melangkah ke babak 16 besar, tetapi performa mereka menunjukkan masih ada sejumlah pekerjaan rumah sebelum menghadapi tantangan yang lebih berat pada fase berikutnya. Cape Verde memang harus mengakhiri perjalanan mereka, namun penampilan penuh semangat dan keberanian sepanjang turnamen menjadi salah satu kisah paling berkesan di Piala Dunia 2026.