Kota Sukabumi

Satgas MBG Kota Sukabumi Evaluasi Pendistribusian Makan Bergizi Gratis

×

Satgas MBG Kota Sukabumi Evaluasi Pendistribusian Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini
Satgas MBG Kota Sukabumi saat menggelar rapat bersama SPPG. (FOTO : Rizky/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sukabumi mulai menerapkan pola distribusi baru bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan program. Penataan dilakukan dengan mengarahkan setiap SPPG untuk melayani penerima manfaat yang berada di wilayah kecamatannya masing-masing.

Kasatgas MBG Kota Sukabumi, Taufik Hidayah, mengatakan langkah tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan. Selama ini masih terdapat sejumlah SPPG yang melayani sekolah maupun penerima manfaat di luar wilayah kecamatannya sehingga dinilai kurang efisien dari sisi distribusi.

“Ke depan pelayanan akan disesuaikan berdasarkan wilayah kecamatan. Dengan begitu, distribusi makanan menjadi lebih efektif, lebih mudah diawasi, dan kapasitas setiap SPPG bisa dimanfaatkan secara optimal,” ujar Taufik, Kamis (09/07/26).

Baca Juga: IPW Desak Panglima Usut Dugaan Intervensi TNI di Penyidikan Polisi

Ia menjelaskan, Kecamatan Cibeureum saat ini memiliki tujuh SPPG yang telah beroperasi. Selain itu, Badan Gizi Nasional (BGN) juga tengah membangun satu SPPG baru yang nantinya akan menambah kapasitas pelayanan di wilayah tersebut.

Menurut Taufik, setelah seluruh SPPG di Cibeureum beroperasi, seluruh penerima manfaat di kecamatan itu akan dilayani oleh fasilitas yang berada di wilayahnya sendiri. Dengan demikian, SPPG Cibeureum tidak lagi mendistribusikan layanan ke kecamatan lain seperti Baros maupun Cikole.

Penyesuaian tersebut juga berdampak pada perubahan jumlah penerima manfaat di beberapa SPPG. Namun, pengurangan tersebut bukan disebabkan berkurangnya sasaran program, melainkan karena adanya pembagian wilayah pelayanan yang lebih proporsional.

Baca Juga: DPC PPP Kota Sukabumi Dilanda Isu Internal, PAC Baros Bantah Ikut Teken Mosi Tidak Percaya

“Ini bukan mengurangi layanan, tetapi menata ulang distribusi agar lebih tepat sasaran. Jadi setiap dapur bekerja sesuai kapasitas dan wilayah yang menjadi tanggung jawabnya,” jelasnya.

Berdasarkan data Satgas MBG, saat ini terdapat 55 unit SPPG di Kota Sukabumi. Sebanyak 51 unit telah beroperasi, satu unit masih berstatus suspend, sedangkan tiga unit lainnya telah selesai dibangun dan menunggu operasional.

Selain melakukan penataan distribusi, Satgas MBG juga memperkuat sistem pengawasan dengan melibatkan masyarakat. Seluruh anggota Satgas telah membagikan nomor layanan WhatsApp sebagai sarana penyampaian laporan, masukan, maupun pengaduan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Baca Juga: Primaria Fest 2026 Siap Guncang Sukabumi, Deretan Musisi Nasional hingga Lokal Siap Tampil Besok di Stadion Surya Kencana

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut mengawasi. Jika ditemukan kendala di lapangan, masyarakat dapat langsung melaporkan kepada Satgas agar segera ditindaklanjuti,” kata Taufik.

Satgas berharap penataan layanan berbasis wilayah ini mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sehingga distribusi menjadi lebih merata, tepat sasaran, dan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima di Kota Sukabumi.