Kabupaten Sukabumi

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Desa Cidadap Pasang Rambu Evakuasi

×

Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Desa Cidadap Pasang Rambu Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Pemasangan rambu evakuasi di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/8/2026). (Foto: Hasyim Arsyad/Sukabumiku.id)

SUKABUMI – Pemerintah Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, memasang rambu evakuasi sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, Minggu (16/8/2026).

Pemasangan rambu dilakukan melalui koordinasi bersama P2BK Kecamatan Simpenan. Langkah tersebut dilakukan agar penempatan rambu dapat disesuaikan dengan kondisi wilayah sekaligus kebutuhan masyarakat setempat.

Rambu evakuasi dinilai penting untuk memberikan informasi yang jelas mengenai arah dan jalur yang perlu ditempuh masyarakat ketika terjadi situasi darurat.

Baca Juga: Lima Ormas Di Kota Sukabumi Bersinergi Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih

Dengan adanya rambu tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah mengenali jalur evakuasi dan menentukan arah menuju lokasi yang aman apabila terjadi bencana.

P2BK Kecamatan Simpenan, Dandi Sulaeman, mengatakan keberadaan rambu evakuasi menjadi salah satu bagian penting dalam membangun budaya kesiapsiagaan masyarakat.

“Rambu evakuasi diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali jalur yang aman dan mengetahui arah yang harus dituju ketika terjadi keadaan darurat. Kesiapsiagaan harus dibangun sebelum bencana terjadi,” ujar Dandi.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak hanya berkaitan dengan pengetahuan masyarakat mengenai potensi bencana di wilayahnya, tetapi juga pemahaman mengenai langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi.

Baca Juga: Hasim Adnan Hadiri Tasyakuran dan Maulid Nabi DPC PKB Kota Sukabumi, Dorong Kekuatan Partai Kembali Bersatu

Pemasangan rambu tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PMI dan JRCS di Kabupaten Sukabumi dalam mendukung terbentuknya masyarakat yang lebih siap, tanggap, dan tangguh menghadapi bencana.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mengenali risiko bencana, mengetahui jalur evakuasi, serta mempersiapkan diri dan keluarga dalam menghadapi kondisi darurat.

“Kenali jalurnya, kenali risikonya, dan selalu siap menghadapi bencana. Dengan kesiapsiagaan bersama, kita dapat mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan ketika bencana terjadi,” pungkas Dandi.