SUKABUMI — Sebanyak 81 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi menerima tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia. Penghargaan tersebut disematkan Bupati Sukabumi H. Asep Japar dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Minggu (16/8/2026).
Namun, bagi Bupati, penghargaan tersebut tidak semata-mata menjadi bentuk penghormatan atas lamanya masa kerja. Satyalancana Karya Satya diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh aparatur bahwa masa pengabdian harus dibarengi dengan integritas, ketekunan, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dari 81 penerima penghargaan, sebanyak 9 PNS menerima Satyalancana Karya Satya atas pengabdian selama 30 tahun. Kemudian, 8 PNS menerima penghargaan untuk masa pengabdian 20 tahun, sementara 64 PNS lainnya memperoleh penghargaan atas masa pengabdian selama 10 tahun.
Baca Juga: Korban Gempa M 7,7 Flores Capai 53 Orang, Pemerintah Perkuat Penanganan Darurat
Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan penghargaan tersebut merupakan bukti atas perjalanan panjang aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Penganugerahan ini merupakan bukti nyata bahwa dedikasi, ketekunan, dan integritas tetap menjadi pilar utama dalam pengabdian kepada negara dan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pemberian penghargaan yang berlangsung menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian ASN.
Baca Juga: Perkuat Kesiapsiagaan Bencana, Desa Cidadap Pasang Rambu Evakuasi
Semangat kemerdekaan, kata Asep, tidak cukup diwujudkan melalui seremoni, tetapi harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata, terutama dengan menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Bupati pun mendorong percepatan reformasi birokrasi di seluruh tingkatan pemerintahan. Ia menilai perubahan kebutuhan masyarakat menuntut ASN mampu beradaptasi dan memberikan respons secara cepat.
“ASN harus memiliki mentalitas kerja yang positif, berintegritas, memiliki etos kerja tinggi, serta mengedepankan sinergi dan kolaborasi,” tegasnya.
Baca Juga: Sehari Jelang Upacara HUT RI, Paskibra Jampangkulon Jalani Gladi Resik: Mental dan Fisik Diuji
Ia juga menekankan agar pelayanan publik diberikan secara profesional dan tanpa diskriminasi. Menurutnya, kepentingan masyarakat harus menjadi orientasi utama dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Kebutuhan masyarakat harus menjadi bagian utama dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,” terangnya.
Asep berharap para penerima Satyalancana Karya Satya tidak berhenti pada pencapaian penghargaan. Sebaliknya, penghargaan tersebut harus menjadi bahan refleksi sekaligus pemacu untuk meningkatkan kualitas pengabdian.
“Penghargaan ini harus menjadi penyemangat untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” pungkasnya.

