SUKABUMI – Sekitar 500 warga dari enam desa di Kecamatan Cikakak dan sekitarnya, Kabupaten Sukabumi, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan gratis di Kantor Desa Sirnarasa, Kamis (24/9/2026).
Layanan tersebut mencakup pemeriksaan kesehatan umum hingga pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat bagi peserta yang terindikasi. Warga juga dapat berkonsultasi langsung dengan dokter mengenai kondisi kesehatan mereka.
Kegiatan ini digelar PT Daya Mas Cisolok Geothermal (DMCG) bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Komunitas Relawan Sinar Mas, RSUD Sukabumi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sukabumi, pemerintah desa, serta relawan lokal.
Baca Juga: Disebut Terlibat Pemblokiran SPBU Sukabumi, Anggota DPR RI ini Minta Pertamina Buka-bukaan
Warga yang mengikuti pemeriksaan berasal dari Desa Sirnarasa, Margalaksana, Cileungsing, Sukamaju, Ridogalih, dan Cikakak. Sebanyak 54 relawan yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker, kader posyandu, relawan Tzu Chi, dan perwakilan perusahaan terlibat dalam pelayanan tersebut.
Kepala Teknik Panas Bumi DMCG, Doni Masditok, mengatakan pemeriksaan kesehatan di tingkat desa diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan deteksi dini sekaligus memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatan mereka.
“Kami percaya bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh warga,” ujarnya.
Baca Juga: Innalillahi! Nenek 60 Tahun Tewas Tertemper KA Pangrango di Cibadak
Selain pemeriksaan, peserta mendapatkan konsultasi dengan dokter serta terapi dan obat sesuai kebutuhan. Bagi warga yang memiliki faktor risiko maupun penyakit kronis, tenaga kesehatan memberikan edukasi serta rekomendasi untuk melakukan kontrol lanjutan ke fasilitas kesehatan.
Layanan tersebut juga mencatat sejumlah kondisi kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Kasus seperti hernia, katarak, dan bibir sumbing didata untuk menjadi bagian dari program tindak lanjut kemanusiaan yang akan diupayakan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Dr. Mitha Wulandari, mengatakan kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar akses pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Baca Juga: Rem Diduga Blong, Motor Berisi Tiga Orang Terjun ke Jurang di Cipecang
“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang harus dapat diakses oleh semua orang. Melalui kolaborasi ini, kami ingin membantu masyarakat mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang layak sekaligus membuka peluang penanganan lebih lanjut bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Bagi sebagian warga, layanan kesehatan yang hadir langsung di desa menjadi kesempatan untuk melakukan pemeriksaan tanpa harus meluangkan waktu dan biaya untuk mengakses layanan kesehatan di tempat lain.
Ajid, warga Desa Sirnarasa, mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut. Selain mendapatkan pemeriksaan dan obat, ia juga memperoleh penjelasan langsung dari dokter mengenai kondisi kesehatannya.
Baca Juga: Ngoet Fest Jadi Kambing Hitam? GMNI Minta Pemkot Sukabumi Bongkar Ulang Aturan Hiburan
“Kami sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan gratis ini. Tidak semua warga memiliki kesempatan untuk memeriksakan kesehatannya secara rutin,” tuturnya.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dengan tenaga kesehatan, relawan, pemerintah desa, dan pihak perusahaan. Antusiasme warga terlihat sejak pagi dengan peserta dari berbagai kelompok usia mengikuti layanan yang tersedia.
Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut, DMCG menyatakan akan terus berupaya menjalankan program sosial di sekitar wilayah operasionalnya melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

