Akhirnya, Pelaku Penganiaya Sopir Truk di Sukabumi Diamankan Polsek Cibadak

Sopir-Angkot-Cibadak
PENGANIAYA: Screen Shot video amatir penganiayaan sopir truk di Sukabumi. Foto:istimewa

SUKABUMIKU.id– Pelaku penganiayaan seorang sopir truk di Sukabumi diamankan polsek Cibadak. Tiga Pelaku penganiayaan merupakan sopir angkot jurusan Cisaat- Cibadak.

Sebelumnya, Beredar video amatir yang merekam penganiayaan kepada sopir truk di Sukabumi. Peristiwa terjadi di Jalan Raya Sukabumi Cibadak, Kadupungur, Kabupaten Sukabumi.

Terlihat sejumlah sopir angkot jurusan Cisaat- Cibadak menghadang truk pengangkut kayu. 1 dari 3 pelaku meminta sopir truk turun sambil marah-marah. Begitu sopir truk turun, korban langsung dipukul dengan kayu yang sudah dibawa.

Korban diketahui inisial A, warga Tasikmalaya, yang bekerja sebagai sopir truk di salah satu perusahaan air mineral dalam kemasan.

Pelaku inisial J ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Cibadak, Resor Sukabumi pada Minggu (13/3/2022) sekitar pukul 00.30 WIB. Usai ditangkap, pelaku digiring ke ruang pemeriksaan Reskrim.

Baca Juga: https://sukabumiku.id/viral-sopir-truk-di-sukabumi-dianiaya-sopir-angkot/

Kanit Reskrim Polsek Cibadak AKP Madun menyebut pelaku langsung diburu setelah petugas mengantongi identitasnya.

“Kita amankan pelaku yang terlibat aksi penganiayaan sopir truk tronton, kejadian kekerasannya sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu (12/3/2022). Pelaku kita amankan setelah korban melaporkan kejadian tersebut, korban kemarin kita minta untuk melakukan visum karena luka memar di pelipis,” kata Madun kepada awak media.

“Karena pelaku diduga tiga orang kita kembangkan Alhamdulillah sudah kita dapatkan satu pelaku penganiayaan sudah kita amankan malam ini. Pengakuan pelaku ada dua orang temannya yang lain. Proses saat ini kita akan lakukan terbaik sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujar Madun.

Sementara itu, pelaku J mengaku keributan yang terjadi dengan korban awalnya dipicu karena adu mulut. Saat kejadian pelaku tengah ngeblong (melawan arus) namun kendaraannya tidak diberi jalan oleh korban.

“Ngeblong kanan, mau masuk kiri tiba-tiba ada tronton ternyata enggak kasih jalan cekcok mulut terus turun kejadian (ribut), saat mengeroyok saya sendiri kedua teman saya ngikut ya gitulah kejadian,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.