SUKABUMI – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi memastikan kesehatan hewan kurban melalui vaksinasi serta pemeriksaan ketat di lapak-lapak penjualan hewan kurban yang tersebar di wilayah Kota Sukabumi.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada DKP3 Kota Sukabumi, Riki Barata mengatakan, pihaknya sebelumnya telah menuntaskan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap sapi-sapi yang dipelihara masyarakat maupun peternak sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit menjelang Idul Adha.
Selain vaksinasi, DKP3 juga memperketat pengawasan terhadap hewan kurban yang masuk dari luar daerah. Setiap sapi, kambing, maupun domba yang masuk ke Kota Sukabumi wajib disertai Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari daerah asal.
“Setiap hewan kurban yang masuk ke wilayah Kota Sukabumi harus membawa surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal. Itu menjadi screening awal kami untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak dijual,” ujar Riki.
BACA JUGA : Idul adha 2026 Diprediksi Serentak, Kemenag Tetap Gelar Sidang Isbat
Menurutnya, dokumen kesehatan tersebut menjadi syarat utama yang diperiksa petugas saat melakukan pengecekan di lapangan. Sementara untuk hewan ternak asli Kota Sukabumi, pemeriksaan sebelumnya telah dilakukan langsung oleh DKP3.
Riki menjelaskan, pemeriksaan hewan kurban di lapak-lapak penjualan telah dimulai sejak Senin, 18 Mei 2026 dan akan dilakukan secara simultan hingga mendekati Hari Raya Idul Adha. Seluruh petugas DKP3 diterjunkan untuk memastikan kondisi kesehatan hewan sekaligus memeriksa kelayakan hewan sesuai syariat Islam.
“Petugas kami memeriksa apakah hewan kurban sehat dan memenuhi syarat syariat Islam untuk dikurbankan,” jelasnya.
BACA JUGA : Kota Sukabumi Terima Sapi Kurban Dari Presiden, Jenis Simental Cross Limosin Berbobot 1,170 Ton
Tak hanya kesehatan, DKP3 juga memastikan kesejahteraan hewan selama berada di lapak penjualan. Hewan kurban diwajibkan ditempatkan di lokasi yang aman dan nyaman, terhindar dari panas maupun hujan, serta mendapatkan pakan dan minum yang cukup.
“Kami memastikan hewan-hewan di lapak bebas dari rasa sakit, tidak kepanasan atau kehujanan, serta tetap bisa mengekspresikan perilaku alaminya. Pakan dan minumnya juga harus terjamin,” tambahnya.
Selain pemeriksaan lapangan, DKP3 Kota Sukabumi juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait cara memilih hewan kurban yang sehat dan layak agar pelaksanaan ibadah kurban berjalan aman dan nyaman.

