SUKABUMI – Atmosfer panas dan penuh semangat mewarnai pelaksanaan kejuaraan Taekwondo Sukabumi Challenge 2 yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Merdeka Kota Sukabumi, Minggu (24/5/2026). Ribuan pasang mata yang memadati tribun menciptakan suasana membara sepanjang pertandingan berlangsung.
Sorakan suporter, teriakan pelatih, hingga tabuhan drum menggema setiap kali para atlet memasuki arena pertandingan. Dukungan tersebut menjadi energi tambahan bagi peserta yang tampil di berbagai kategori, khususnya nomor kyorugi atau tarung.
Sejak pagi hari, area pertandingan dipenuhi antusiasme keluarga atlet, rekan satu dojang, hingga masyarakat yang datang langsung memberikan dukungan. Ketegangan pertandingan bercampur dengan semangat sportivitas membuat suasana kompetisi terasa hidup dan penuh emosional.
Setiap poin yang berhasil diraih langsung disambut riuh tepuk tangan penonton. Bahkan beberapa atlet muda yang sempat tertinggal angka mampu bangkit dan membalikkan keadaan setelah mendapat dukungan penuh dari tribun penonton.
BACA JUGA : Karate dan Taekwondo Siap Harumkan Nama Kota Sukabumi di Kancah Nasional
Salah satu peserta, Tasya Aprillia Zazmine (12), atlet dari Unit Taekwondo Academy, mengaku atmosfer pertandingan sempat membuat dirinya gugup saat pertama masuk arena. Namun dukungan yang diberikan keluarga dan teman-temannya membuat rasa percaya dirinya meningkat.
“Awalnya tegang karena ramai sekali penontonnya. Tapi setelah dengar nama saya diteriakkan dari tribun, jadi lebih semangat dan berani menyerang,” ujarnya usai bertanding.
Hal serupa disampaikan Dadang Supandi (58), orang tua atlet asal Selabintana yang sengaja datang bersama keluarganya untuk memberikan dukungan langsung kepada sang anak.
“Yang paling penting bukan hanya soal juara, tapi bagaimana anak-anak belajar percaya diri dan berani bertanding. Dukungan dari tribun itu penting supaya mereka merasa tidak sendiri,” katanya.
BACA JUGA : Kota Sukabumi Kembali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Taekwondo Bergengsi
Ajang Sukabumi Challenge 2 sendiri dinilai menjadi wadah penting dalam pembinaan atlet usia dini dan remaja. Selain sebagai sarana kompetisi, kejuaraan ini juga membuka peluang lahirnya atlet-atlet potensial yang dapat membawa nama Sukabumi dan Jawa Barat ke tingkat nasional hingga internasional.
Hingga sore hari, pertandingan masih berlangsung sengit di beberapa matras dengan semangat penonton yang tetap membara memenuhi GOR Merdeka

