SUKABUMI – Pesan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan menjadi sorotan dalam Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) di Lapang Selabintana, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9/2026).
Apel kebangsaan tersebut dihadiri Bupati Sukabumi H. Asep Japar dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan Kemah Nasional Pramuka PUI berlangsung selama tiga hari dan diikuti sekitar 5.400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Di hadapan ribuan peserta, Kapolri menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi dan media sosial.
Baca Juga: DPRD Sukabumi Mulai Bahas Perubahan APBD 2026, Pemkab Serahkan Nota Pengantar
Menurutnya, Gerakan Pramuka dan PUI dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan pengetahuan, kedisiplinan, keterampilan, sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Ini sangat bermanfaat untuk generasi muda. Gerakan Pramuka menyiapkan insan untuk memiliki bekal pengetahuan, kedisiplinan, dan keterampilan,” ujar Kapolri.
Namun, kemajuan teknologi juga dinilai memiliki sisi lain yang perlu diwaspadai. Kemudahan memperoleh informasi harus diimbangi kemampuan menyaring informasi agar tidak justru menimbulkan dampak negatif.
“Kalau tidak hati-hati dapat berdampak negatif. Makanya harus waspada dengan derasnya dan kemudahan informasi lewat kecanggihan teknologi ini,” katanya.
Kapolri kemudian mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menghafal nilai-nilai Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, tetapi juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia meyakini Indonesia akan semakin maju apabila persatuan dan keberagaman terus dirawat secara bersama-sama.
“Kita mengetahui Pancasila dan mengenal semangat Bhinneka Tunggal Ika. Namun itu jangan sampai berhenti di hafalan saja, harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PUI H. Raizal Arifin menyampaikan bahwa Apel Kebangsaan menjadi momentum bagi PUI untuk memperkuat kontribusinya dalam pembangunan bangsa.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Polres Sukabumi Kamis 3 September 2026 di Kantor Kecamatan Kalapanunggal
PUI, kata dia, berkomitmen terus berkontribusi dan mengawal berbagai upaya pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045, terutama melalui penguatan sumber daya manusia.
“Dengan apel ini, ingin membangun PUI yang lebih baik melalui program presisi. PUI ingin mewujudkan negeri Baldatun toyyibatun warobbun ghofur dan menyiapkan SDM terbaik,” pungkasnya.
Kemah Nasional Pramuka PUI di Selabintana pun tidak sekadar menjadi ajang perkemahan. Kehadiran ribuan generasi muda dari berbagai daerah menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, membangun karakter kebangsaan, sekaligus meneguhkan komitmen menjaga persatuan di tengah tantangan era digital.

