Perajin Tahu Tempe Sukabumi Mengeluh Kancang Kedelai Naik

tahu tempe
Perajin Tahu dan Tempe. Foto:ist

SUKABUMIKU.id– Harga kacang kedelai yang terus merangkak naik tentunya membuat para perajin tahu dan tempe di Kota Sukabumi harus berpikir keras agar dapat tetap berproduksi.

Pengurus Koperasi Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (KOPTI) Kota Sukabumi, Muhammad Badar menyebutkan, harga kacang kedelai mengalami kenaikan yang signifikan tentunya sangat mengganggu para pengusaha yang menggunakan bahan baku tersebut.

“Dengan adanya kenaikan harga bahan baku, maka kami pun sangat perlu melakukan penyesuaian harga produk,”ujarnya.

Menurut Badar, kenaikan harga tersebut dirasa susah dilakukan terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang membuat daya beli masyarakat berkurang.

“Tingkat kenaikan harga kacang kedelai ini terus berlanjut. Kita pun belum bisa menyesuaikan secara pasti,”ucapnya.

Badar menuturkan, saat ini masing-masing pengrajin masih terus berinovasi untuk bisa mempertahankan produksinya. Diantaranya, ada pengrajin yang berani mengganti ukuran dan menetapkan harga baru, ada juga yang mengurangi ukuran dengan harga yang tetap.

“Saat ini setiap pengrajin memiliki cara berbeda agar bisa tetap produksi,”pungkasnya. (eri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.