Berita Utama

Usung PRIMA, Danial Fadhillah Ingin Jadikan KNPI Kota Sukabumi Rumah Besar Pemuda

×

Usung PRIMA, Danial Fadhillah Ingin Jadikan KNPI Kota Sukabumi Rumah Besar Pemuda

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Menjelang pelaksanaan pemilihan Ketua DPD KNPI Kota Sukabumi pada 20 April 2026, dinamika bursa calon mulai menghangat. Salah satu figur yang kini mencuri perhatian adalah Danial Fadhillah, tokoh muda yang sebelumnya aktif memimpin organisasi mahasiswa asal Sukabumi.

Dengan membawa semangat pembaruan, Danial menyatakan siap maju dalam kontestasi tersebut untuk periode kepengurusan 2026–2029. Ia mengusung konsep “PRIMA” yang menekankan gerakan kepemudaan yang progresif, inklusif, dan berdampak luas.

Menurutnya, KNPI perlu kembali memainkan peran sentral sebagai wadah pemersatu organisasi kepemudaan sekaligus penggerak perubahan di daerah.
“KNPI harus kembali menjadi pusat pergerakan pemuda dan ruang konsolidasi lintas organisasi,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

BACA JUGA : Kisruh Akses Gedung Warnai Agenda Buka Puasa KNPI Kota Sukabumi

Ia melihat potensi besar generasi muda di Kota Sukabumi belum sepenuhnya terkelola secara optimal. Tantangan seperti lemahnya koordinasi antar organisasi dan belum terarahnya program kerja menjadi perhatian serius yang harus segera dibenahi.

Danial pun menawarkan pendekatan kepemimpinan yang menekankan kebersamaan dan kolaborasi.
“Kepemimpinan ke depan harus mampu merangkul semua elemen, bukan justru memperlebar jarak,” katanya.

BACA JUGA : Heri Gunawan Sebut Yandra Sosok yang Tepat Pimpin KNPI Sukabumi Ini Pesannya

Dalam visi yang diusungnya, KNPI diharapkan menjadi pusat konsolidasi yang aktif, terbuka, dan mampu menjangkau seluruh lapisan pemuda. Ia juga menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan internal organisasi hingga pengembangan program berbasis kebutuhan nyata pemuda.

Tak hanya itu, KNPI juga diproyeksikan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan serta wadah pengembangan kapasitas kepemimpinan generasi muda.

Di tengah potensi perbedaan kepentingan dalam kontestasi, Danial menegaskan komitmennya untuk menghadirkan persatuan.
“Ini bukan soal kompetisi semata, tetapi bagaimana kita bisa menyatukan pemuda dalam satu visi besar,” tegasnya.