Berita UtamaKabupaten Sukabumi

Harga Plastik dan Tali Rafia Melonjak, Pedagang Pasar Cinagen Kelimpungan

×

Harga Plastik dan Tali Rafia Melonjak, Pedagang Pasar Cinagen Kelimpungan

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Kenaikan tajam harga plastik dan tali rafia menjadi sorotan utama di Pasar Cinagen Bojonggenteng, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Dalam beberapa pekan terakhir, dua komoditas penunjang aktivitas perdagangan ini mengalami lonjakan signifikan dan mulai mengganggu stabilitas usaha pedagang kecil.

Usman, pemilik toko sembako di pasar tersebut, menyebut kenaikan paling terasa terjadi pada kantong plastik dan tali rafia yang menjadi kebutuhan harian pedagang.

“Plastik sama rafia sekarang yang paling terasa naiknya. Untuk plastik, dari Rp10 ribuan sekarang jadi Rp15 ribu sampai Rp17 ribu. Rafia juga naik lagi hari ini, bertambah Rp1.000,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Baca Juga: Batu Akik Kota Sukabumi Kembali Bersinar, 500 Koleksi Ramaikan HUT ke-112

Menurutnya, kenaikan ini tidak terjadi sekali, melainkan bertahap sejak beberapa waktu terakhir. Bahkan, hampir semua jenis plastik mulai dari kantong kresek, plastik es, hingga wadah berbahan plastik ikut terdampak.

Lonjakan harga ini berdampak langsung pada biaya operasional pedagang, terutama yang sangat bergantung pada kemasan sederhana.

Idin, pedagang Ikan, mengaku harus memutar otak untuk menekan pengeluaran akibat mahalnya plastik.

“Biasanya pakai dua lapis plastik supaya aman, sekarang cukup satu saja. Kalau tidak begitu, biaya makin besar,” katanya.

Baca Juga: Mobil Rem Mendadak di Ciawitali, Tiga Pemotor Terluka

Ia menambahkan, plastik bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dalam proses jual beli, terutama untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan pembeli.

Kondisi serupa dirasakan hampir seluruh pedagang di pasar. Tali rafia yang biasa digunakan untuk mengikat barang dagangan juga mengalami kenaikan, meski terlihat kecil namun berdampak besar karena digunakan setiap hari.

“Kelihatannya cuma naik seribu, tapi karena dipakai terus, jadi terasa berat juga,” kata salah satu pedagang.

Kenaikan harga plastik dan rafia ini membuat pedagang berada dalam tekanan ganda. Selain harus menanggung biaya tambahan, mereka juga kesulitan menaikkan harga jual karena khawatir pembeli akan berkurang.

Situasi ini memperlihatkan betapa pentingnya peran barang-barang sederhana seperti plastik dan rafia dalam rantai perdagangan di pasar tradisional. Ketika harga keduanya melonjak, aktivitas ekonomi kecil pun ikut terguncang.

Para pedagang berharap harga segera stabil agar usaha mereka tetap bisa berjalan tanpa harus mengorbankan kualitas pelayanan kepada konsumen.