SUKABUMI — Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah di Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan perkembangan. Hingga Selasa (19/5/2026), progres pembangunan tercatat telah mencapai sekitar 25 unit rumah dari total 100 unit yang ditargetkan.
Pemerintah setempat melakukan monitoring langsung ke lokasi guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi tahapan pekerjaan maupun kualitas bangunan.
Kasi Trantib Kecamatan Palabuhanratu, Mahbubillah, mengatakan kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan penyediaan hunian layak bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Baca Juga: Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp 7.669 Triliun, BI Soroti Perlambatan Pertumbuhan
“Hari ini kami melaksanakan monitoring pembangunan hunian tetap bagi warga penyintas bencana pergerakan tanah di Desa Cikadu. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, proses pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 25 unit rumah dari total 100 unit yang direncanakan,” kata Mahbubillah diwawancarai sukabumiku.id.
Ia menambahkan, pembangunan huntap ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan aman dan nyaman.
“Kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan dengan baik dan sesuai tahapan. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga masyarakat penyintas bencana bisa kembali menempati hunian yang aman dan layak,” ujarnya.
Baca Juga: Resep Teh Serai Jahe Hangat, Minuman Herbal untuk Jaga Daya Tahan Tubuh
Dari hasil pantauan di lokasi, sejumlah bangunan rumah di Kampung Mubarokah, Desa Cikadu, sudah mulai berdiri dan sebagian di antaranya tampak hampir rampung. Sementara itu, pengerjaan pada unit lainnya masih terus berlangsung.
Hunian tetap tersebut diperuntukkan bagi warga yang sebelumnya harus meninggalkan rumah mereka akibat ancaman pergerakan tanah. Program ini menjadi bagian dari upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Pemerintah berharap pembangunan huntap ini tidak hanya menjadi tempat tinggal baru, tetapi juga mampu memberikan rasa aman serta harapan baru bagi warga Desa Cikadu untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal.

