Kota Sukabumi

Gundar Qolyubi Serap Keluhan Warga Cikole, Infrastruktur dan Persampahan Jadi Sorotan

×

Gundar Qolyubi Serap Keluhan Warga Cikole, Infrastruktur dan Persampahan Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Kota Sukabumi, Gundar Qolyubi (tengah) dalam kegiatan reses di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. (Foto: Mulvi M Noor/Sukabumiku.id)

SUKABUMI — Permasalahan jalan lingkungan dan penanganan sampah menjadi keluhan utama warga Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, saat kegiatan reses anggota DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Gundar Qolyubi, Selasa (26/5/2026).

Dalam dialog bersama warga di Kampung Babakan Mageung RT 01 RW 04, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan lingkungan yang dinilai perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah.

Aspirasi yang paling banyak disampaikan berkaitan dengan kondisi infrastruktur lingkungan, terutama jalan permukiman yang membutuhkan perbaikan.

Baca Juga: Festival Qurban Unik di Ponpes Dzikir Al-Fath, Santri Tampilkan Kabaret dan Fashion Show Domba

“Ada beberapa aspirasi dari masyarakat, khususnya terkait infrastruktur wilayah seperti jalan lingkungan yang masih perlu perhatian,” ujar Gundar Qolyubi usai kegiatan reses.

Selain infrastruktur, persoalan sampah juga menjadi sorotan warga. Masyarakat berharap ada solusi penanganan persampahan yang lebih maksimal di lingkungan permukiman padat penduduk.

Menurut Gundar, masalah sampah menjadi isu yang cukup sering disampaikan warga karena berdampak langsung terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan sehari-hari.

Baca Juga: SPMB Sukabumi 2026 Jadi Sorotan, Bupati Asep Japar Warning Calo dan Praktik Titipan Sekolah

Sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, ia menilai kegiatan reses menjadi sarana penting untuk mengetahui kondisi nyata yang dihadapi masyarakat di lapangan.

“Melalui reses ini kami bisa mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi tersebut nantinya akan kami dorong agar bisa ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah,” katanya.

Suasana reses berlangsung hangat dan interaktif. Warga, tokoh masyarakat, serta perangkat wilayah tampak antusias menyampaikan berbagai masukan terkait pembangunan lingkungan di wilayah mereka.

Masyarakat berharap kebutuhan dasar seperti perbaikan jalan dan penanganan sampah dapat menjadi prioritas pemerintah demi meningkatkan kualitas hidup warga di kawasan permukiman.