BANDUNG – Rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung mulai direspons Pemerintah Kota Bandung dengan menyiapkan berbagai langkah pendukung, terutama dari sisi aksesibilitas.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, salah satu fokus utama saat ini adalah memperbaiki jalur keluar masuk kendaraan menuju bandara. Ia bahkan mengusulkan pembangunan akses langsung dari Exit Tol Pasteur menuju kawasan bandara melalui PT Dirgantara Indonesia (PTDI).
Menurut Farhan, skema tersebut akan memudahkan mobilitas penumpang dan mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar bandara. Ia menjelaskan bahwa kendaraan dari arah Pasteur nantinya dapat langsung menuju bandara tanpa harus memutar jauh.
Baca Juga: Banjir Rendam Pusat Kecamatan Surade, Ruas Jalan Provinsi Tergenang Hingga 50 Cm
Ia menyebutkan bahwa langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi udara di Bandung. “Akses dari Pasteur akan dibuat lebih mudah, langsung menuju bandara, sehingga lalu lintas keluar masuk bisa lebih lancar,” ujarnya dikutip dari Detik, Rabu (27/06/2026).
Farhan juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bandung ingin mengembalikan kejayaan Bandara Husein seperti beberapa tahun lalu. Ia mengingatkan bahwa pada 2019, bandara tersebut mampu melayani sekitar 3,8 juta penumpang.
“Kita ingin mengembalikan kejayaan Bandara Husein seperti tahun 2019, ketika trafiknya mencapai jutaan penumpang,” katanya.
Baca Juga: GBLA Bergemuruh, Persib Bandung Juara Super League 2025-2026
Meski demikian, ia menekankan bahwa seluruh perencanaan teknis reaktivasi masih berada di bawah kewenangan pemerintah pusat. Pemkot, kata dia, hanya menyiapkan dukungan dari sisi infrastruktur daerah.
Selain rencana pembangunan akses baru, Farhan juga menyambut rampungnya Flyover Nurtanio yang diyakini dapat membantu kelancaran lalu lintas menuju bandara.
Ia menilai sektor transportasi, khususnya Bandara Husein, memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Bandung. Namun, hingga kini pihaknya masih menunggu kepastian kebijakan dari pemerintah pusat terkait reaktivasi tersebut.
Baca Juga: SPMB Jabar 2026 Dimulai, Sekolah Maung Tak Terapkan Jalur Zonasi
“Kami masih menunggu arahan lebih lanjut. Sementara itu, kami siapkan dulu sarana prasarana seperti jalan dan area parkir,” pungkasnya.

