Berita SukabumiBerita UtamaKabupaten Sukabumi

Operasi SAR Hari Keempat Ditutup, Korban Tenggelam di Muara Cipanarikan Masih Belum Ditemukan

×

Operasi SAR Hari Keempat Ditutup, Korban Tenggelam di Muara Cipanarikan Masih Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan selesai operasi pencarian korban tenggelam di kawasan Muara Pasir Putih Cipanarikan, Kecamatan Ciracap pada Selasa (23/6/2026). (Foto: Yandi Chandra/ Sukabumi.id).

SUKABUMI – Operasi pencarian hari keempat terhadap Tobi Efendi (12), wisatawan asal Bogor yang hilang akibat tenggelam di Muara Sungai Pasir Putih Cipanarikan, kawasan konservasi Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (23/6/2026), resmi ditutup dengan hasil nihil.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Sukabumi, Pos TNI AL Ujunggenteng, KKP, Konservasi Penyu Pangumbahan, Satpol PP, Polairud, BPBD melalui P2BK Ciracap, serta Balawista telah melakukan penyisiran dengan memperluas area pencarian dari hari sebelumnya.

Baca Juga: AMP Sukabumi Raya Nilai MBG Jadi Solusi Gizi, Pendidikan, dan Penggerak Ekonomi Rakyat

Komandan Regu (Danru) Basarnas Sukabumi, Restu Mandala, mengatakan pada operasi hari keempat, tim SAR melakukan perluasan area pencarian hingga mencapai sekitar 12,3 nautical mil dengan menggunakan berbagai metode pencarian yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

“Untuk progres pencarian hari keempat, kami sudah melakukan perluasan area pencarian. Tadi kurang lebih mencapai 12,3 mil laut untuk area pencarian kami. Namun hingga operasi hari ini ditutup, korban masih belum berhasil ditemukan,” ujar Restu Mandala saat ditemui di lokasi.

Ia mengungkapkan, kondisi alam menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian. Karakteristik perairan Laut Selatan dengan gelombang yang cukup tinggi membuat tim harus tetap mengutamakan keselamatan selama menjalankan operasi.

Baca Juga: Sayembara Rp250 Juta Dibuka, Warga Diminta Bantu Tangkap Buronan Penganiayaan

“Kendala yang kami hadapi seperti biasa, karena wilayah ini merupakan perairan Laut Selatan, gelombang cukup tinggi sehingga menjadi tantangan bagi tim di lapangan,” jelasnya.

Meski demikian, tim SAR gabungan akan kembali melanjutkan operasi pencarian pada hari kelima. Restu menyebut, setelah operasi hari keempat ditutup, seluruh unsur yang terlibat telah melaksanakan evaluasi dan debriefing untuk menentukan strategi pencarian selanjutnya.

Baca Juga: Akurasi Data Stunting Kabupaten Sukabumi Diperkuat, 170 Kader Ikuti Bimtek eHDW

“Untuk pergerakan besok, kami sudah melaksanakan debriefing dan evaluasi. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah dan pola pencarian pada operasi hari berikutnya,” pungkasnya.

Diketahui, Tobi Efendi hilang sejak Jumat (19/6/2026) saat berenang bersama ayahnya, Ahmad Efendi (36), di kawasan Muara Pasir Putih Cipanarikan. Sang ayah telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua pencarian, sedangkan Tobi hingga kini masih dalam upaya pencarian oleh tim SAR gabungan.